Temanggung, BeritaTKP.com — Duka mendalam menyelimuti keluarga korban meninggal saat berkemah di salah satu tempat wisata wilayah Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda pada Rabu, 27 Mei 2026.
Salah satu korban diketahui bernama Bagas Amar Hakiki (21). Ia merupakan mahasiswa Program Studi Sastra Prancis Universitas Gadjah Mada atau UGM. Selain aktif sebagai mahasiswa, Bagas juga diketahui menjadi fotografer lepas di Keraton Jogja.
Bagas ditemukan meninggal dunia bersama kedua orang tua dan adiknya saat melakukan kegiatan kamping di kawasan wisata tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian karena menewaskan satu keluarga sekaligus.
Pengajeng Hudyanawara Kawedanan Tandha Yekti Keraton Jogja, Nyi RW. Kartiutami Guritno, membenarkan bahwa Bagas pernah mengikuti program magang sebagai fotografer pada tahun 2024.
Menurut Kartiutami, kemampuan fotografi Bagas dinilai baik selama mengikuti program magang. Setelah masa magangnya selesai selama satu tahun, Bagas kemudian dipercaya menjadi bagian dari tim dokumentasi Kawedanan Tandha Yekti sebagai fotografer lepas.
“Bagas ini sebenarnya awalnya salah satu peserta program magang di Kawedanan Tandha Yekti tahun 2024. Lalu kemudian dari magang tersebut kami melihat keahlian fotografinya yang mumpuni, sehingga kemudian setelah masa magangnya satu tahun selesai, Bagas bersama dua orang teman lainnya menjadi bagian dari tim dokumentasi KTY sebagai fotografer lepas,” kata Kartiutami, Jumat, 29 Mei 2026.
Meski berstatus sebagai fotografer lepas, Bagas disebut termasuk dalam tim inti dokumentasi Kawedanan Tandha Yekti Keraton Jogja. Ia dipercaya membantu proses dokumentasi berbagai kegiatan melalui kemampuan fotografinya.
“Fotografer lepas, tapi masuk dalam tim inti dokumentasi,” ujar Kartiutami.
Kepergian Bagas bersama keluarganya meninggalkan duka bagi banyak pihak, termasuk lingkungan kampus, keraton, serta orang-orang yang mengenalnya. Bagas dikenal memiliki minat dan kemampuan di bidang fotografi, sekaligus aktif dalam kegiatan akademik.
Sebelumnya, empat anggota keluarga tersebut ditemukan meninggal dunia saat berkemah di wilayah Kledung, Temanggung. Kasus ini masih menjadi perhatian publik dan pihak terkait terus melakukan penanganan sesuai prosedur.
Peristiwa ini menjadi pengingat tentang pentingnya keselamatan saat melakukan kegiatan wisata alam, termasuk memperhatikan kondisi lokasi, perlengkapan, makanan, serta keamanan selama berada di area perkemahan.(æ/red)





