Pacitan, BeritaTKP.com – Bangunan rumah milik warga Desa Pelem, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan yang bernama Katijem, ludes dilalap si jago merah. Beruntungnya, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski tidak ada korban jiwa, rumah nenek berusia 80 tahun tersebut tidak tersisa. “Rumahnya rata dengan tanah karena memang terbuat dari batako atau bata ringan,” ujar Kapolsek Pringkuku, Iptu Makhmuddi, Kamis sore (5/10/2023).

Kronologi peristiwa tersebut bermula saat pemilik rumah memasak air minum menggunakan kompor yang bahan bakar dari kayu. Sambil menunggu air matang, pemilik pun keluar rumah. “Biasa ditinggal, sambil menunggu air mendidih korban ke rumah tetangganya. Ya biasa berbincang-bincang,” kata Iptu Makhmuddi.

Tak lama, dia bersama tetangga mendengar suara kayu terbakar dari rumah korban. Keduanya penasaran, mencoba melihat dapur rumah korban. Rupanya api sudah membesar. “Dapur korban yang terbuat dari bambu sudah habis. Lalu menjalar ke rumah korban yang berdinding batako,” terangnya.

Pihak kepolisian menduga kerugian mencapai puluhan juta. Untuk penyebabnya, masih dilakukan penyidikan lebih lanjut. “Penyebab kebakaran masih terus kami lidik. Nanti kalau sudah jelas, kami kasih tahu,” pungkas Iptu Makhmuddi. (Din/RED)