Bogor, BeritaTKP.com – Seorang remaja penyandang disabilitas di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor diduga menjadi korban pemerkosaan.
Terduga pelaku pemerkosaan adalah seorang driver ojek online (ojol) Insiden pemerkosaan ini berhasil terungkap saat korban berinisial NF pulang ke rumah dengan kondisi pakaian yang tidak rapi pada pukul 18.30 wib.
Kuasa hukum korban Anggi Triana memaparkan kronologi pemerkosaan yang menimpa remaja 13 tahun itu. Ia menerangkan jika korban pulang ke rumah sambil menangis.
“Korban NF pulang kerumah dengan keadaan nangis, itu juga yang membuat ibu korban penasaran. Setelah korban ditenangkan dan diajak komunikasi baik-baik barulah korban mengaku telah di rudapaksa oleh oknum ojol,” kata Anggi.
Menurut Anggi, korban dan terduga pelaku kenal lewat media sosial, kemudian berlanjut ke bertukar nomor handphone.
Setelah menjalin komunikasi intensif, akhirnya oknum ojol ini mulai berani mengajak main korban hingga puncaknya pada kejadian nahas tersebut.
“Pengakuan dari saksi yakni ibu korban, anaknya ini sering melakukan video call, voice note dengan laki-laki yang diduga berinisial S oknum ojol.
Bahkan setelah peristiwa nahas tersebut keluarga korban sempat melakukan video call kepada S, namun S malah menunjukan alat kelaminnya,” kata Anggi.
Dari pengakuannya, korban menuturkan semat dijemput dan diajak keliling oleh S ke sekolahan yang tak jauh dari rumahnya.
Setelahnya korban diajak ke sebuah bangunan kemudian korban dirudapaksa oleh S.
“Ketika membuka handphone korban ada pesanan ojol dan diduga merupakan S lah driver ojolnya. Kita juga cukup kesulitan untuk mendapatkan informasi lebih dari korban karena korban ini disabilitas,” paparnya.
Usai mendengar cerita korban, Anggi telah melaporkan kasus ini ke Polres Bogor.
“Kita sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, kita juga sudah mengumpulkan barang bukti. Seperti pakaian korban karena ada yang aneh dipakaian dalam korban serta kita juga sudah melakukan visum,” kata Anggi. (RED)






