NTB, BeritaTKP.com – Tiga perempuan pemandu karaoke alias lady companion (LC) diamankan Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram saat asyik meneguk minuman keras (miras) di kafe remang-remang di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain itu, razia oleh petugas dari Satreskrim dan Satresnarkoba Polresta Mataram itu juga berhasil menjaring lima pelajar Sekolah Menengah Pertam (SMP) saat razia miras di Mataram pada Sabtu (20/04) malam tersebut.
Wakasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Nyoman Diana Mahardika menerangkan terkait ketiga LC tersebut, diketahui masih berusia anak-anak. Ketiga perempuan itu diamankan saat menemani tamu pria yang tengah meneguk miras di Cafe Bedeng, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.
“Ketiga LC ini masing-masing berinisial NA (17) asal Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, N (16) asal Kecamatan, Sandubaya, Mataram dan E (17) asal Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Kami juga lakukan pemeriksaan tes urine terhadap ketigas,” kata Mahardika dalam keterangannya, Minggu (21/04).
Sedangkan lima pelajar pria lainnya diamankan Polisi di Cafe Techno, Kota Mataram. Kelima pengunjung kafe remang-remang itu berinisial IMPW (16), AF (13), LJ (15), MA (14), dan AW (16).
Perwira Polresta Mataram itu mengungkapkan bahwa kelima pelajar SMP tersebut langsung dibawa ke Polresta Mataram untuk diberikan pembinaan dan melaporkan ke pihak Sekolah serta keluarganya.
“Mereka kami amankan saat sedang mengonsumsi miras di kafe tersebut. Sementara kami amankan untuk mendapatkan pembinaan serta menginformasikan perbuatan mereka ini ke pihak keluarga maupun sekolah,” tegas Mahardika.
Selain mengamankan LC dan pengunjung kafe, Petugas kepolisian dalam kegiatan razia tersebut juga turut menyita ratusan botol minuman beralkohol tanpa izin edar, 14 lembar nota, dan empat unit sepeda motor yang diduga hasil tindak kejahatan karena saat dilakukan pemeriksaan, para pemilik kendaraan tidak dapat menunjukkan surat – suratnya.
“Razia dan KRYD yang kami (Polri) gelar ini sebagai langkah dalam menjaga situasi kamtibmas wilayah Kota Mataram tetap kondusif guna kenyamanan masyarakat,” tutupnya. (æ/RED)





