Surabaya, BeritaTKP.com – Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) dengan aksi demonstrasi menunjukkan solidaritas dan persatuan kelas pekerja dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
Di seluruh dunia, pekerja sering kali dihadapkan pada kondisi kerja yang buruk, upah rendah, dan ketidakadilan. Hari Buruh di Indonesia menjadi momen untuk mengingatkan perjuangan kelas pekerja terhadap penolakan UU Cipta Kerja harus tetap berlanjut.
Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2023 ini, Partai Buruh Bersama serikat pekerja/serikat buruh melakukan aksi demonstrasi yang dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jl. Pahlawan 110 Surabaya.

Aksi demonstrasi tersebut rencananya diikuti sekitar 20.000 orang dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Mulai dari Kota Surabaya, Kab. Gresik, Kab. Sidoarjo, Kab./Kota Mojokerto, Kab./Kota Pasuruan, Kab. Lamongan, Kab. Tuban, Kab. Jombang, Kab./Kota Malang, Kab./Kota Probolinggo, Kab. Jember, Kab. Lumajang hingga daerah paling timur yaitu Kab. Banyuwangi. Perwakilan Pengurus Partai Buruh di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur juga turut ikut serta dalam aksi demonstrasi peringatan hari buruh ini.
Massa aksi dari berbagai Kabupaten/Kota tersebut sebelumnya akan berkumpul terlebih dahulu di Bundaran Waru atau delan Mall CITO, Jl. Frontage A. Yani Suraibaya sekitar pukul 12.00 WIB, untuk kemudian bergerak bersama menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jl. Pahlawan Surabaya dengan melalui rute Jl. A. Yani, – Jl. Wonokromo – Jl. Raya Darmo – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Basuki Rahmat – Jl. Embong Malang – Jl. Blauran – Jl. Bubutan – Jl. Kebon Rojo – Jl. Pahlawan.
Adapun tuntutan/isu aksi demonstrasi hari buruh kali ini adalah:
ISU NASIONAL
- Cabut Undang-Undang Cipta Kerja.
- Tolak Ruu (Omnibus Law) Kesehatan.
- Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).
- Wujudkan reforma agraria dan kedaulatan pangan. Tolak bank tanah, tolak impor beras, kedelai dan lain-lain.
- Cabut parliamentary threshold 4 persen dan Presidential threshold 20 persen karena membahayakan demokrasi dan melahirkan kekuasaan oligarki.
- Pilih capres yang pro buruh dan kelas pekerja. Jangan coblos partai politik pendukung UU Ciptakerja.
- HOSTUM, Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah.
ISU LOKAL JAWA TIMUR
- Menagih janji politik Gubernur Khofifah dipenghujung kepemimpinannya untuk merealisasikan Perda Jatim tentang Sistem Jaminan Pesangon. Perda tentang Jaminan Pesangon ini dijanjikan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada saat awal masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Timur dalam momen perayaan May Day tahun 2019 di hadapan puluhan ribu buruh di Kantor Gubernur Jawa Timur.
- Mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur untuk menindak tegas Pengusaha yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tahun 2023.
- Mendesak Gubernur Jawa Timur agar mengalokasikan anggaran dari APBD Jatim khusus untuk pembiayaan iuran BPJS Kesehatan rakyat miskin Jawa Timur.
- Mendukung Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas praktek-praktek koruptif pejabat Pemerintah. Karena bersarkan berdasarkan data The Global Competitive Index, sejak 2016 hingga 2017 korupsi merupakan faktor terbesar yang menghambat investasi. (mbah ri)





