Bojonegoro, BeritaTKP.com – Puluhan hektar lahan padi, serta permukiman warga di poros jalan PUK Baureno – Kepohbaru turut Dusun Poluju, Desa/Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, terendam air luapan Sungai Kerjo sepanjang kurang lebih 100 meter dengan ketinggian rata-rata antara 10 centimeter.

Banjir tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kepohbaru dan Baureno sekitar pukul 12.00 WB, pada Selasa (30/1/2023) kemarin. Kondisi genangan yang ada di pekarangan maupun rumah warga kini sudah mulai surut.

“Meski jalan tergenang, arus lalulintas dari arah Baureno ke Kepohbaru maupun sebaliknya masih berjalan lancar,” ujar Kapolsek Baureno Polres Bojonegoro Ipda Suiswanto.

Selain menggenangi ruas jalan, banjir luapan juga berdampak pada lahan pertanian. Sekurangnya, ada 10 hektare lahan padi yang baru berusia 15 hari tergenang. Air juga menggenangi pekarangan maupun rumah warga.

“Rumah warga tergenang ada dua, milik Ibu Patmi 65 tahun, dan rumah bapak Islawan 54 tahun keduanya warga RT 17 RW 06 Dusun Poluju Desa/Kecamatan Baureno setinggi mata kaki atau 10 centimeter,” terangnya.

Sementara pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro juga telah melakukan assessment terhadap bencana banjir luapan Sungai Kerjo tersebut. Warga yang terdampak juga diberikan bingkisan santunan. (Din/RED)