ILUSTRASI.

Mojokerto, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Sugianto, warga Dusun/Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung, Jombang menjadi korban pengeroyokan di salah satu Warung Kopi (Warkop) di Kawasan Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST), Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, pria paruh baya berusia 2 tahun tersebut mengalami luka serius.

Kasi Humas Polres Mojokerto, Iptu Hari Cahyo mengatakan, insiden pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin (7/8/2023) kemarin, sekitar pukul 02.00 WIB di Warkop milik Keple. Korban saat itu mulanya tengah asyik ngopi bersama perempuan bernama Warda (40), warga asal Dusun Wonoasri, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Lagi asyik ngopi, tiba-tiba keduanya didatangi oleh segerombolan orang dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa basa basi, salah satu di antara mereka langsung melemparkan gelas ke arah wajah korban. “Tanpa basa basi salah satu pelaku melempar gelas kearah korban mengenai wajah tepatnya dibawah mata sebelah kanan. Pelaku lainnya memukul kepala korban bagian belakang,” kata Hari.

Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka sobek pada bagian bawah mata dan benjol pada kepala bagian belakang. Dugaan sementara, pengeroyokan dilatarbelakangi oleh salah satu pelaku yang terbakar rasa cemburu. “Melihat korban sedang duduk bersama dengan perempuan. Yang dimana salah satu pelaku cemburu melihat korban duduk bersama perempuan tersebut,” terang Hari.

Setelah kejadian itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, korban juga melaporkan pengeroyokan tersebut ke Polsek Trowulan. Saat ini, tengah dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Sementara Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi membenarkan telah menerima laporan dari korban dugaan tindak pidana pengeroyokan. Ia memperkirakan pelaku berjumlah lebih dari 2 orang. “Antara 3-4 orang. Kalau ketangkap satu nanti kan ketahuan berapa orang. Ini dalam proses lidik untuk pelakunya,” ujarnya, Selasa (8/8/2023). (Din/RED)