Warga Kecamatan Labuhan Ratu digegerkan temuan jasad seorang pria, yang tewas dengan kondisi kepala terbungkus plastik dan lakban di kontrakannya. (Foto: Istimewa)

Bandar Lampung, BeritaTKP.com – Warga Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam kamar kontrakan pada Sabtu siang, 7 Februari 2026. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan bagian kepala terbungkus plastik dan dilakban.

Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan pemilik kontrakan bersama seorang rekan korban. Keduanya merasa aneh karena pria yang belum diketahui identitasnya itu tidak terlihat keluar kamar selama sekitar lima hari. Karena khawatir terjadi sesuatu, mereka akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu kamar kontrakan.

Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi terbaring di atas kasur. Warga yang pertama kali masuk ke dalam kamar mengaku mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam ruangan.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di masyarakat, korban terlihat mengenakan kaos berwarna hitam dan celana pendek berwarna biru. Pada bagian kepala, tampak plastik putih yang membungkus wajah korban, dengan lakban cokelat yang melilit di bagian atasnya.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Periksa CCTV

Mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian dari Polsek Kedaton bersama Satreskrim Polresta Bandar Lampung segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membenarkan adanya penemuan jasad seorang pria di kamar kontrakan tersebut.

“Iya benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat di dalam kamar kontrakan,” ujar Kompol Gigih.

Ia menambahkan, hingga kini tim Satreskrim masih mendalami penyebab kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan polisi juga mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saat ini tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan awal masih kami dalami. Kami memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi,” jelasnya.

Pihak kepolisian belum menyampaikan identitas korban maupun penyebab pasti kematian, karena proses penyelidikan masih berlangsung.(æ/red)