Tulungagung, BeritaTKP.com – Usai menerima laporan masyarakat, Polsek Ngunut Polres Tulungagung menuju TKP ditemukannya seorang perempuan yang mengapung di air pada bekas ladang.
Diketahui identitas korban bernama Ulva Ni”matul Ummah (18) pelajar beralamat Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Kabupten Tulungagung.
Sebelum ditemukan meninggal, korban dilaporkan ke Polisi oleh orang tuanya karena telah hilang tidak pulang kerumah.
Kronologi kejadian hilangnya korban, pada hari Kamis, tanggal 7 Oktober 2024, sekira pukul 14.00 WIB, Korban berpamitan kepada orangtuanya untuk berangkat ke Pondok Pesantren Al Fallah yang berada di Desa Trenceng Kecamatan Sumbergempol untuk belajar mengaji.
“Karena sekira pukul 18.00 WIB korban belum pulang kerumah, orang tua korban berusaha menghubungi ke nomor handphone-nya”, ujar Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasihumas Polres Ipda Nanang, Jumat(08/11/2024).
Ketika di telepon tidak bisa, orang tua korban langsung mencari keberadaan korban ke Pondok Pesantren mendapati informasi bahwa korban tidak datang ke pondok untuk mengaji.
“Orang tua korban kemudian mencari keberadaan korban di sepanjang jalan menuju lokasi pondok dan menanyakan ke warga sekitar, namun itu tidak juga membuahkan hasil selanjutnya melapor kepada Kasun Dusun Pati Desa Purworejo”, sambungnya.
Lebih lanjut Kasihumas mengungkapkan, Pada hari Jumat tanggal 8 Oktober 2024, sekira pukul 13.30 WIB saksi ketika Sdr. Didik baru saja pulang untuk mengantar sepeda motor ke bengkel tepatnya di TKP dirinya melihat ada sepeda angin yang mengambang beserta sebuah tas di sebuah genangan air bekas ladang tersebut.
“Saksi kemudian mendekat untuk memastikan ternyata setelah dilihat ada seorang mayat yang mengapung tersangkut pada sebuah sepada dengan posisi tengkurap masih menggunakan tas punggung”, kata Kasihumas.
Mengetahui hal tersebut Saksi menghubungi Kasun Dusun Pati, Desa Purworejo.
“Sesampainya di TKP kemudian Kasun Dusun Pati melihat, ternyata benar jenazah dia lihat tersebut identik dengan ciri ciri korban. Dia langsung menghubungi orang tua korban dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Ngunut”, lanjutnya.
Korban ditemukan mengapung di dalam genangan air bekas ladang sedalam 50 cm, dari keterangan orang tua, bahwa korban mempunyai riwayat penyakit Epilepsi sejak kecil.
“Dari keterangan TIM Medis Puskesmas Balesono bahwa pada tubuh korban tidak diketemukan adanya tanda – tanda penganiayaan atau kekerasan”, tandas Ipda Nanang.(xoxo)





