Sidoarjo, BeritaTKP.com – Kegiatan rutinitas warga sekitar kawasan sungai/parit Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo terganggu pada hari Rabu (11/2) sekitar pukul 18.00 WIB, setelah ditemukannya satu unit sepeda motor jenis Honda Scoopy warna putih yang terendam sebagian di dalam aliran air. Informasi mengenai temuan kendaraan tersebut segera disampaikan melalui telepon ke SPKT Polsek Gedangan oleh salah satu warga yang menemukan kejadian tersebut.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian tidak menyia-nyiakan waktu dan segera mengerahkan tim Piket 14.01 serta Piket 9.01 untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat tiba di lokasi, petugas pertama kali melakukan pengecekan kondisi umum sekitar parit, memastikan tidak ada korban jiwa atau luka yang ditemukan di sekitar area kejadian. Selanjutnya, petugas melakukan serangkaian langkah penyelidikan awal dengan cara mengajukan pertanyaan kepada beberapa warga yang berada di dekat TKP untuk mengetahui kronologi terjadinya dan apakah ada pihak yang melihat kondisi kendaraan sebelum terendam.

“Kami langsung bergerak setelah mendapatkan panggilan darurat dari warga. Saat tiba di lokasi, kami melihat sepeda motor terendam sekitar setengah bagian badan kendaraan di dalam air parit. Kami segera melakukan koordinasi dengan beberapa warga sekitar untuk membantu proses evakuasi,” ujar salah satu petugas yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.

Proses evakuasi kendaraan dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat bantu yang tersedia agar tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut pada sepeda motor maupun mengganggu aliran air di parit. Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam parit, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik kendaraan dan mencatat nomor polisi yang tertera pada plat nomor, yaitu AE-3732-JAV. Selanjutnya, sepeda motor tersebut diamanatkan dan dibawa ke markas Polsek Gedangan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta untuk menjaga keamanan kendaraan hingga ditemukan pemiliknya.

Tak lama setelah kendaraan diamanatkan, sekitar pukul 19.30 WIB, seorang perempuan yang memperkenalkan diri sebagai Rhodiana Yunawati (42 tahun), seorang pekerja swasta, datang ke Polsek Gedangan dengan wajah tampak cemas dan khawatir. Ia membawa beberapa berkas penting, di antaranya adalah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang jelas menunjukkan bahwa ia adalah pemilik sah sepeda motor Honda Scoopy warna putih dengan nomor polisi AE-3732-JAV tersebut.

Dari hasil wawancara yang dilakukan petugas dengan Rhodiana, diketahui bahwa kendaraan tersebut sebenarnya sedang dipergunakan oleh anaknya, Yuan Rizky Pratama (23 tahun), yang juga bekerja sebagai pekerja swasta. Menurut Rhodiana, Yuan telah mengalami masalah kesehatan jiwa berupa depresi selama tiga tahun terakhir. Selama waktu tersebut, Yuan telah berkali-kali menjalani

pengobatan dan konsultasi dengan psikiater di fasilitas kesehatan terdekat, dan kondisi emosinya umumnya dapat terkontrol dengan baik selama ia rutin mengonsumsi obat yang diberikan dokter. Namun, Rhodiana mengaku bahwa beberapa waktu terakhir ini, anaknya terkadang lupa atau enggan untuk minum obat, yang menyebabkan kondisi emosinya menjadi tidak stabil dan seringkali mengalami lonjakan emosi yang cukup tinggi.

“Saya sangat khawatir ketika mengetahui bahwa sepeda motornya ditemukan di parit. Alhamdulillah, anak saya saat ini dalam keadaan baik dan sedang berada di rumah. Mungkin karena kondisi emosinya yang tidak stabil kemarin, ia tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan baik,” ujar Rhodiana dengan suara penuh haru saat menerima kembali kendaraannya.

Sebelum menyerahkan kembali sepeda motor kepada pemiliknya, pihak polisi melakukan verifikasi menyeluruh terhadap semua bukti kepemilikan yang diajukan Rhodiana, serta memastikan bahwa tidak ada unsur kejahatan yang terkait dengan temuan kendaraan tersebut. Setelah memastikan bahwa semua proses telah dilakukan dengan benar dan situasi di sekitar TKP serta di polsek dalam keadaan aman dan terkendali, petugas resmi menyerahkan kembali sepeda motor Honda Scoopy tersebut kepada Rhodiana Yunawati.

Pihak Polsek Gedangan juga memberikan arahan dan dukungan kepada Rhodiana agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan anaknya, termasuk mengingatkan untuk selalu mengawasi konsumsi obat dan jika diperlukan, segera menghubungi pihak berwenang atau fasilitas kesehatan jika terjadi kondisi yang mengkhawatirkan. Selain itu, petugas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama jika sedang dalam kondisi emosional yang tidak stabil, agar dapat terhindar dari kejadian tidak diinginkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang segera melaporkan kejadian ini kepada polisi. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan kami mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” tutup Kapolsek Gedangan dalam keterangannya kepada awak media.(kc)