Surabaya, BeritaTKP.com – Polrestabes Surabaya terus memperkuat hubungan kemitraan dengan insan pers sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan media massa. Hal tersebut diwujudkan melalui silaturahmi Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Surabaya, Kompol Melatisari, S.H., M.H., bersama Penasehat Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), Samsul Arifin atau yang akrab disapa Abah Samsul, pada Selasa (12/05/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum penting dalam mempererat sinergitas antara aparat penegak hukum dan insan pers. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk bertukar pandangan mengenai pentingnya penyampaian informasi yang edukatif, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Melatisari menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam pemberitaan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan insan pers sangat diperlukan guna menciptakan situasi yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Sinergitas antara kepolisian dan wartawan sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap setiap informasi yang disampaikan dapat memberikan edukasi dan pemahaman yang positif,” ujar Kompol Melatisari.

Sementara itu, Penasehat KWI, Abah Samsul, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan jajaran Polrestabes Surabaya. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi menciptakan kerja sama yang profesional, humanis, dan saling mendukung.

“Media dan kepolisian memiliki peran masing-masing, namun tujuannya sama, yakni memberikan informasi yang benar dan membangun untuk masyarakat,” ungkap Abah Samsul.

Silaturahmi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara kepolisian dan insan pers dalam menjaga komunikasi yang sehat, profesional, dan konstruktif. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, diharapkan pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat dapat semakin objektif, akurat, serta memberikan dampak positif bagi publik. (Samsul A)