Tangerang Selatan, BeritaTKP.com – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyelidiki kebakaran pabrik pestisida di Kecamatan Setu yang diduga menyebabkan pencemaran Sungai Cisadane. Insiden tersebut mengakibatkan banyak ikan mati dan perubahan warna air sungai menjadi putih.

Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan mengatakan pihaknya telah menerbitkan laporan polisi (LP) model A sebagai dasar penyelidikan.

“Kita telah menerbitkan laporan polisi bentuk A untuk menyelidiki apakah ada dugaan tindak pidana terhadap peristiwa kebakaran tersebut,” ujar Wira, Rabu (11/2/2026).

Lima Saksi Diperiksa

Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima saksi yang terdiri dari manajer, karyawan, dan petugas keamanan pabrik. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami penyebab kebakaran dan kemungkinan adanya unsur pidana.

“Kalau penyebab kebakaran kita masih penyelidikan, namun memang ada satu gudang yang kita duga sebagai sumber api yang menyebabkan kebakaran ini,” jelasnya.

Koordinasi dengan DLH dan Puslabfor

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel untuk mengambil sampel bahan kimia dari lokasi kejadian. Sampel tersebut rencananya akan diperiksa di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri guna mengetahui kandungan zat yang diduga mencemari sungai.

“Tindakan yang telah kita lakukan juga berkoordinasi dengan DLHK Kota Tangsel untuk mengambil sampel yang rencana kita akan lakukan pemeriksaan di Puslabfor Polri,” ungkap Wira.

Kebakaran Padam Setelah 7 Jam

Kebakaran pabrik pestisida terjadi pada Senin (9/2/2026). Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar tujuh jam untuk memadamkan api yang bersumber dari bahan kimia. Bahkan, dua truk pasir dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Selain menimbulkan kerugian material, kebakaran tersebut berdampak pada lingkungan sekitar. Air Sungai Cisadane dilaporkan berubah warna dan sejumlah ikan ditemukan mati diduga akibat pencemaran limbah kimia.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kebakaran dan dampak pencemaran yang ditimbulkan.(æ/red)