ILUSTRASI

Jakarta, BeritaTKP.com – Usai kejadian penusukan yang disertai dengan pembegalan yang dialami oleh seorang sopir truk di Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini Polres Metro Jakarta Utara membentuk tim khusus untuk mengungkap begal atau kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Kami telah bentuk tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok untuk mengungkap pelaku,” kata Kapolres Metro Jakut Kombes Gidion Arif Setyawan dilansir Antara, Selasa (18/7/2023).

Peristiwa begal itu terjadi di pintu keluar Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok pada Minggu (16/7). Gidion bersama tim terkait juga sudah mendatangi langsung tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, petugas tidak menjumpai korban karena sudah dibawa ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan.

Gidion menegaskan, tim yang dibentuk akan menyelidiki kasus tersebut, meski tanpa didasari laporan dari korban.

“Seluruh informasi yang berkenaan dengan kasus tersebut saat ini telah dikumpul oleh anggota Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok,” kata Gidion.

Video kesaksian sopir truk yang mengaku telah menjadi korban begal itu beredar di media sosial (medsos). Korban mengaku dibegal saat beristirahat di bahu jalan tol yang sejajar dengan ruas Jalan Yos Sudarso tersebut.

Dalam rekaman tersebut terlihat kondisi satu dari dua korban tampak berlumuran darah akibat diserang menggunakan senjata tajam.

Perekam video yang juga menjadi korban mengatakan dirinya bersama sang adik di dalam rekaman tersebut baru saja ditodong oleh pelaku begal. Belum diketahui identitas dari kedua korban di dalam rekaman tersebut. (RED)