ILUSTRASI.

Ngawi, BeritaTKP.com – Nasib nahas menimpa Ervan Setiawan (41), petugas PLN Ngawi yang dilaporkan tewas akibat tersetrum saat memperbaiki kabel listrik yang putus imbas hujan dan angin kencang di Desa Kedunggudel, Kecamatan Widodareng, pada Kamis (2/11/2023) sekitar pukul 23.45 WIB.

Warga asal Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, tersebut merupakan pekerja dari PT Anugrah Putra Permana, perusahaan vendor dari PLN Ngawi.

Sutrisno, rekan korban mengatakan jika mulanya dirinya dan Ervan memperbaiki kabel jaringan listrik yang putus. Korban naik ke atas tiang untuk memperbaiki kabel.

Tiba-tiba, korban tersengat listrik dan langsung tak sadarkan diri. Korban saat itu menggunakan tali pengaman dan tergantung di tiang setinggi 4 meter itu. Sutrisno yang panik pun meminta tolong warga dan pihak kepolisian.

Evakuasi pun melibatan Damkar Ngawi. Petugas mengevakuasi jenazah korban dan langsung dibawa ke Puskesmasn Walikukun di Kecamatan Widodaren.

“Saya di bawah, rekan saya ini yang naik ke atas buat perbaiki kabel. Terus tiba-tiba nggak sadar gitu. Saya langsung minta tolong warga. Ternyata rekan saya sudah meninggal,” kata Sutrisno, dilansir dari beritajatim.

Proses visum korban memakan waktu sekitar tiga jam. Pihak keluarga korban pun datang ke Puskesmas Walikukun. Dari hasil visum, korban dinyatakan meninggal karena tersengat listrik. Terbukti ada luka bakar di tangan kiri.

“Awalnya ada laporan warga kalau listrik padam. Kemudian, petugas PLN mendatangi lokasi memperbaiki kabel yang putus. Setelah selesai saat korban hendak turun tersengat listrik dan meninggal. Saat itu kondisinya masih tergantung tali pengaman,” kata Kapolsek Widodaren AKP Farid Suharta.

Pihak keluarga korban sudah menerima kejadian itu sebagai musibah. Jenazah korban pun diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di Kota Madiun. (Din/RED)