Motor terduga pelaku perampokan di Lampung. (Istimewa)

Tulang Bawang, BeritaTKP.com – Kasus perampokan bersenjata yang menggasak uang tunai senilai Rp800 juta di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Markas Besar Polri dilaporkan turun langsung untuk membantu pengungkapan kasus tersebut.

Perkembangan terbaru, sebuah sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku ditemukan warga di kawasan semak-semak Kampung Tua, Tubaba, pada Kamis (22/1/2026). Kendaraan tersebut diyakini berkaitan erat dengan aksi kejahatan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan bahwa penyelidikan kasus perampokan tersebut kini melibatkan personel gabungan lintas satuan.

“Benar, penanganan kasus ini mendapat atensi serius. Tim dari Bareskrim Mabes Polri turut bergabung bersama Ditreskrimum Polda Lampung dan Polres Tubaba,” ujar Yuni saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tubaba AKP Juherdi Sumandi menjelaskan bahwa sepeda motor yang ditemukan warga berada sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian perkara (TKP). Kendaraan tersebut kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Motor tersebut kuat dugaan digunakan oleh pelaku saat melarikan diri. Jarak penemuannya kurang lebih delapan kilometer dari TKP,” jelas Juherdi.

Ia menambahkan, hingga saat ini aparat masih berada pada tahap penyelidikan, namun dalam waktu dekat perkara tersebut akan segera ditingkatkan ke tahap penyidikan seiring dengan bertambahnya petunjuk dan barang bukti.

“Tim gabungan masih terus bekerja mengumpulkan bukti untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Ini merupakan perkara atensi dan akan kami ungkap secara tuntas,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, aksi perampokan terjadi di jalan poros Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, pada Senin (19/1/2026). Saat itu, komplotan pelaku menembak ban sebuah truk yang membawa uang perusahaan untuk disetorkan ke bank. Setelah kendaraan berhenti, pelaku langsung membawa kabur uang tunai ratusan juta rupiah dan melarikan diri.

Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan secara matang, mengingat sasaran dan modus yang digunakan pelaku.(æ/red)