Gresik, BeritaTKP.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Achmad Hadi kerahkan sebuah Excavator untuk mengeruk Kali Lamong. Diketahui ini excavator kali adalah alat berat ke 10 yang di terjunkan oleh beliau. Excavator yang baru, berasal dari CSR Bank Jatim ini akan ditempatkan di Desa Bengkelo Lor, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
Excavator berasal dari CSR Bank Jatim berada di halaman Kantor Bupati Gresik.
Kali Lamong dengan panjang kurang lebih 60 kilometer, sudah ada 3 titik alat berat yang diterjunkan yaitu di Desa Jono, Pandu, dan Bangkelo lor kecamatan Benjeng.
“Alat berat CSR dari Bank Jatim ini akan ditempatkan di Desa Bengkelo Lor Benjeng. Salah satu tempat yang masih rawan potensi banjir ditambah dengan adanya waduk dan tanggul di daerah tersebut,” ungkapnya, Rabu (15/6/2022) kemarin.
Pemkab Gresik telah memiliki 10 alat berat, ada yang kecil ada yang long dan standar. Secara garis besar kebutuhannya untuk 2 aspek yaitu jalan dan Kali Lamong.
“Untuk sementara ini kita fokuskan di Kali Lamong,” terangnya.
Tahun lalu sudah dikerjakan sepanjang 10 kilometer dan tahun ini ditargetkan 17 kilometer.
“Harapannya tahun 2023 sudah 80 persen normalisasi kita tuntaskan sehingga untuk tahun 2024 hanya tinggal pembenahan spot potensi agak ringan. Selain itu ruas Balongpanggang desa Dapet juga tidak luput jadi perhatian kami dengan mengoptimalkan 10 alat berat termasuk CSR dari Bank Jatim ini kita harapkan akan mempercepat penanganan normalisasi banjir kali Lamong,” jelasnya. (Din/RED)





