
Lampung, BeritaTKP.com – Tim gabungan Polda Lampung dan Polres Way Kanan berhasil menangkap satu dari delapan tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Way Kanan. Tahanan yang ditangkap berinisial HE (37), tersangka kasus narkoba dari Satresnarkoba.
HE diamankan di kawasan Kilometer 14, Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Minggu (23/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto menjelaskan, penangkapan bermula dari laporan warga yang melihat seorang pria keluar dari semak-semak perkebunan karet dan meminta minum karena kehausan.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota langsung melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian di area perkebunan sawit, karet, dan semak belukar,” ujar Didik, Senin (23/2/2026).
Operasi pencarian dipimpin Kasatresnarkoba Iptu Prayugo Widodo. Petugas bersama kepala kampung setempat akhirnya menemukan HE yang masih bersembunyi di semak belukar.
“Setelah diidentifikasi dan dicocokkan dengan foto, benar bahwa yang bersangkutan adalah tahanan yang melarikan diri,” jelas Didik.
HE kemudian dibawa kembali ke Mapolres Way Kanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara tujuh tahanan lainnya masih dalam pengejaran.
Diduga Dibantu Penjaga Kantin
Sebelumnya, polisi juga mengamankan seorang perempuan berinisial S yang diduga membantu pelarian para tahanan. S diketahui merupakan penjaga kantin yang berjualan di belakang Mapolres Way Kanan.
Diduga, S menerima imbalan uang untuk memasukkan gergaji besi ke dalam sel tahanan. Alat tersebut diduga digunakan untuk merusak plafon sel hingga delapan tahanan berhasil kabur pada Minggu (22/2/2026) dini hari.
“Iya benar, tim berhasil mengamankan seorang wanita berinisial S yang diduga membantu pelarian delapan tahanan,” kata Didik.
Polisi masih mendalami peran S dalam kasus tersebut.
Pengejaran Masih Berlangsung
Saat ini, tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Lampung dan Polres Way Kanan terus melakukan pengejaran terhadap tujuh tahanan lainnya. Petugas menyisir sejumlah titik, termasuk kawasan hutan dan kediaman para tahanan, serta mengerahkan unit anjing pelacak (K-9).
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada. Jika melihat seseorang dengan ciri-ciri mencurigakan, segera hubungi kantor polisi terdekat,” tegasnya.
Delapan tahanan yang kabur diketahui terdiri dari tersangka kasus narkoba, pencurian, dan penggelapan. Hingga kini, satu orang telah diamankan dan tujuh lainnya masih dalam pencarian intensif.(æ/red)





