Bandung, BeritaTKP.com – Pelaku pembunuhan janda di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan tewas dengan keadaan yang mengenaskan diduga pelaku nekat mengakhiri hidupnya. Ia ditemukan dalam kondisi menggantung dengan leher terikat di sebuah pohon.

Diberitakan sebelumnya, seorang duda bernama Mulyadi (40) diduga membunuh mantan kekasihnya bernama Wiwin (30) pada Minggu (8/5) lalu. Dia tak tak terima hubungannya kandas. Korban mengalami luka di bagian leher dan perut akibat benda tajam.

Mulyadi pun diburu oleh polisi. Namun, sebelum tertangkap, Mulyadi ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (12/5) di dekat kediamannya di Kampung Gantungan Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang.

Beberapa jam sebelumnya, polisi sudah berada di sekitar rumah Mulyadi untuk melakukan penangkapan.

Praktik Pengoplosan Gas Elpiji Rumahan di Bekasi Terbongkar, Begini Modusnya

“Terdengar suara histeris tangisan di sekitar rumah keluarga tersangka. Akhirnya diketahui bahwa Mulyadi meninggal dengan gantung diri di kebun,” ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo.

“Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih,” ia melanjutkan.

Sejauh ini pihak kepolisian menduga langkah bunuh diri Mulyadi didorong rasa tertekan. Ia kalut karena diburu polisi.

Selain itu, hubungan dengan masyarakat sekitar tidak berjalan baik karena Mulyadi kerap berulah dan menganggu kondusivitas masyarakat.

“Tekanan secara psikis karena merasa dirinya sudah terkepung, baik oleh warga setempat maupun oleh pihak Kepolisian,” ucap Ibrahim.

Di sisi lain, pihak kepolisian menyiapkan tim psikolog untuk anak dari Wiwin yang masih berusia delapan tahun.

Pemulihan dari trauma diberikan karena lokasi pembunuhan dilakukan di rumah korban. Apalagi, anak Wiwin sempat menjadi sasaran ancaman pembunuhan juga.

“Akan kami terima dan kami laksanakan trauma healing,” kata Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan. (RED)