
Kota Batu, BeritaTKP.com – Polisi mengamankan pelaku tindak asusila berinisial IH (52) yang memamerkan alat kelaminnya kepada cewek-cewek di Kota Batu. Pria paruh baya tersebut diamankan polisi di Desa Muloagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Kasi Humas Polres Batu, Ipda Trimo mengatakan IH diamankan di toko kayu tempat dirinya bekerja pada Rabu (20/12/2023) malam lalu. Saat diamankan, IH tidak melakukan perlawanan apapun.
“Awalnya kami melakukan pelacakan lewat nomor polisi kendaraan pelaku. Ketika ditelusuri ternyata IH ini bekerja di toko kayu Dau. Petugas akhirnya menuju ke Kecamatan Dau dan menemukan IH,” ujarnya, Kamis (21/12/2023).
Kemudian polisi langsung mengkonfirmasi dan IH membantah bahwa dirinya melakukan ekshibisionis atau sebutan untuk orang yang suka memperlihatkan alat kelamin kepada orang lain. IH pun dibawa ke Polres Batu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Karena sebelumnya ada pengaduan maka kami melakukan pemeriksaan untuk menindaklanjuti. Kalau ada arah tindak pidana ya kami masukkan ke ranah tindak pidana,” kata Trimo, dikutip dari detikjatim.
Berdasarkan pengakuan tetangga IH di Jombang, pelaku memang kerap melakukan perbuatan eksibisionis. “Kemungkinan ada kelainan, karena dari keterangan tetangganya di Jombang yang bersangkutan itu memang sering melakukan perbuatan seperti itu,” ungkapnya.
Penangkapan ini merupakan tindakan terhadap keluhan dari salah satu warganet pemilik akun twitter @pritanov yang mengaku menjadi korban teror pamer alat kelamin oleh seorang pria pengendara motor pada Selasa (19/12/2023) pagi.
Saat korban melintasi Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dalam perjalanan berangkat ke tempat kerja naik sepeda motor, korban dipepet pelaku sembari menunjukkan alat kelaminnya. Korban yang kaget dan hanya bisa terdiam melihat tindakan tersebut lantas tersadar dan mencoba mengejar pelaku sambil mengambil video.
“Sempat tak kejar sambil bunyikan klakson tapi orangnya langsung ngebut. Pada saat itu sempat saya video juga pelakunya dari belakang. Habis ngejar langsung takut pol. Jijik kalau diinget,” ungkapnya. (Din/RED)





