Mojokerto, BeritaTKP.com – Sebuah gudang pabrik produksi benang untuk sarung tangan yang ada di Jalan Raya KM 39,6, Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, mengalami kebakaran hebat, pada Selasa (18/7/2023) lalu.

Kebakaran itu diduga disebabkan oleh adanya korsleting listrik pada mesin dinamo blowing. Mesin yang ada di gudang produksi UD Merak Utama Gloves tersebut mengalami korsleting listrik sekira pukul 20.52 WIB. Api akhirnya membakar kurang lebih sekitar 1 ton bahan baku produksi sarung tangan berupa kapas.

Kapolsek Jetis, Kompol Sumaryanto menjelaskan, petugas mendapat laporan dari masyarakat terkait kebakaran di pabrik benang pembuatan sarung tangan sekitar pukul 20.52 WIB. “Api berada di tempat produksi bahan baku kapas untuk pembuatan sarung tangan,” ungkapnya, Rabu (19/7/2023) kemarin.

Menurut keterangan dari para saksi mata yang saat itu bekerja di bagian operator, percikan api tiba-tiba muncul di mesin blowing dan mengenai tumpukan bahan baku pembuatan sarung tangan.

“Bahan baku berupa kapas tersebut diduga terkena percikan api yang muncul dari mesin blowing sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran. Dari keterangan saksi, setelah melihat percikan api tersebut ia kemudian melaporkan ke ke pos Satpam, namun saat dicek api sudah membesar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menjelaskan, jika ada lima unit mobil pemadaman kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi kebakaran. Tiga unit dari BPBD, satu unit PMK kota Mojokerto serta satu unit PMK Djiwi Kimia.

Api akhirnya berhasil ditaklukan sekitar kurang lebih dua jam sejak kemunculan pertama kalinya. “Petugas baru bisa memadamkan api padam yang membakar UD Merak Utama Gloves sekitar pukul 23.10 WIB.” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Untuk dampak serta kerugian akibat api yang membakar ruangan produksi seluas sekitar 7 meter x 3 meter tersebut masih diselidiki oleh pihak terkait. (Din/RED)