
Gresik, BeritaTKP.com – Seorang wanita yang bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi target gunjingan para warganet di aplikasi media sosial Tiktok. Wanita pemilik akun Tiktok @putrypetir tersebut dihujat usai memberikan komentar tak pantas.
Dilansir dari radargresik, kejadian ini bermula saat pengguna tiktok dengan nama Tasya Rev yang memiliki 5,1 juta pengikut mengunggah video tentang liburannya diluar negeri. Usai videonya diunggah dan trending, ada salah satu akun dengan nama Putry Petir memberikan komentar sindiran yang dianggap dapat menyakiti kaum hawa.
Setelah dilakukan pengecekan, rupanya akun Putry Petir memiliki lebih 100 ribu pengikut. Mendapatkan sindiran dari akun Putry Petir, akun Tasya Rev merespon dan mencari tahu sang pemilik akun. Hasilnya, ia mengetahui jika selama ini, pemilik akun Putry Petir merupakan salah satu oknum pegawai yang bertugas di lingkungan Pemkab Gresik.
Warganet yang mengetahui hal itu, kompak memberikan dukungan kepada Tasya yang selama ini dikenal dengan julukan dewan perwakilan netizen. Bahkan banyak netizen yang sampai rela mencari informasi detail terkait oknum pekerja harian lepas di bawah naungan Pemkab Gresik tersebut.
Dalam unggahan warganet diungkapkan jika pemilik akun Putry Petir merupakan THL yang baru bekerja selama satu tahun terakhir dibidang staff administrasi pelayanan pajak daerah Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik.
Selain itu, Putry Petir juga disebut-sebut memiliki hubungan khusus dengan salah satu mantan anggota DPRD Gresik yang juga mantan Ketua Umum Partai Politik di Kota Gresik.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik, Khusaini mengaku mendapatkan laporan serupa dari berbagai pihak. “Saat ini sedang kami proses kedalam pelanggaran kode etik,” tegas Kepala BKPSDM Pemkab Gresik, Khusaini.
Pihaknya juga telah menyiapkan sanksi terberat kepada Putry Petir yakni pemutusan hubungan kerja. Menurut Khusaini hal itu tergantung dari hasil penelusuran dan klarifikasi yang tengah dilakukan oleh timnya dilapangan. “Sanksi awal kami akan memberikan teguran. Namun jika tidak diindahkan maka masuk kedalam tindakan indisipliner sehingga sanksi terberatnya pemecatan,” pungkasnya.
Nyatanya, tak hanya di media sosial, permasalahan antaran oknum THL Pemkab Gresik dengan salah seorang seleb tiktok juga telah menjadi topik perbincangan di lingkungan Pemkab Gresik. (x)





