Ngawi, BeritaTKP.com – Salah seorang oknum perangkat desa di Ngawi, Jawa Timur, nekat menyetubuhi seorang bocah dibawah umur beberapa kali di tempat yang berbeda. Kasus pemerkosaan ini terbongkar setelah istri korban curiga dengan ulah pelaku hingga melaporkannya kepada polisi.

Kapolres Ngawi I Wayan Winaya mengatakan, kasus pemerkosaan ini bermula dari perkenalan pelaku dengan korban berinisial SC (15) di media sosial. Lewat bujuk dan rayunya, korban diperdaya hingga akhirnya mau bertemu dan diajak pergi.

“Setiap pertemuan, pelaku selalu mengumbar janji akan menikahi setelah lulus sekolah. Selain itu korban juga dijanjikan dibelikan rumah dan tanah serta sepeda motor,” katanya, Selasa 14 Juni 2022.

Tak hanya itu, pelaku juga kerap memberikan uang dan perhiasan kepada korban. Tujuannya, agar korban percaya dan mau diajak menginap di beberapa hotel di luar kota. “Selama menginap itulah, korban disetubuhi pelaku,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku kini ditahan dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (RED)