ILUSTRASI

Bantul, BeritaTKP.com – Niat hati ingin melerai keributan yang terjadi antara suami-istri, warga inisial A (28) asal Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, malah menjadi korban penganiayaan di Serut, Palbapang, Bantul. Akibat kejadian itu, korban pun mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan kejadian bermula saat A bersama istri dan anaknya berkunjung ke rumah IGS (25), warga Dlingo, Bantul di Serut, Bantul, Minggu (5/11) pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, A dan keluarganya masuk ke kamar IGS dan bertemu dengan pacar IGS yakni N.

“Korban kemudian minum-minuman keras di rumah pelaku bersama istrinya dan pacar pelaku,” katanya dilansir dari detikJogja, Senin (6/11/2023).

Selanjutnya, terjadi keributan antara IGS dan N. Mengetahui hal tersebut, A berniat untuk melerai.

“Tapi saat menengahi keributan itu, pelaku malah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan celurit,” ujarnya.

Akibat penganiayaan itu, A langsung lari keluar rumah dan meminta pertolongan warga. A, istri, dan anaknya lalu ke Polsek Bantul untuk memberitahukan kejadian tersebut.

“Korban datang ke Polsek Bantul tidak mau melaporkan kejadian, tapi hanya ingin dimediasi saja karena pacar pelaku adalah teman istri korban,” kata Jeffry.

Akhirnya, kata Jeffry, antara A dan IGS saling meminta maaf dan saling memaafkan. IGS juga memberikan ganti rugi pengobatan kepada A yakni Rp 550 ribu sesuai dengan permintaan A.

“Korban dan pelaku juga sepakat tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum dengan menandatangani surat pernyataan bersama,” ucapnya. (æ/red)