Pasuruan, BeritaTKP.com – Aksi kejahatan dilakukan oleh seorang warga asal Surabaya. Pasalnya, pria tersebut mengaku sebagai anggota intel Polda Jatim serta menodong dan merampas korban.
Pria berinisial AAN ,47, warga asal Wonocolo, Kota Surabaya itu telah berhasil diamankan setelah polisi menerima laporan dari korban warga di Desa Cukurgondang, Grati, Kabupaten Pasuruan. Korban mengaku ia ditodong menggunakan pistol mainan berupa korek api lalu membawa motor korban.
“Tersangka AAN ini dalam aksinya mengaku sebagai intel Polda Jatim kemudian membawa pistol mainan berupa korek api. Ia lalu mendatangi korban di sebuah warung, mengancam dan menakuti korban lalu merampas motornya,” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, Rabu (3/11).
Arman mengatakan selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa motor korban jenis Honda Beat dan pistol korek api. Pelaku berusaha kabur saat diamankan, maka dari itu polisi menembak kaki tersangka.
“Tersangka mengaku baru sekali melakukan kejahatan modus mengaku intel ini. Tapi dia merupakan residivis kasus penipuan,” jelas Arman.
AAN sendiri telah mengaku menjadi anggota intel karena terobsesi menjadi seorang polisi. “Saya punya keinginan untuk menjadi seorang polisi,” ujarnya.
(k/red)






