Cibodas, BeritaTKP.com – Satu unit mobil Suzuki Carry dengan penumpang rombongan siswa Sekolah Mengah Pertama (SMP) mengalami kecelakaan dan terguling di Jalan Raya Cibodas, tepatnya di Kampung Cidahon RT 02/ RW 07 Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (27/5) sore.
Adapun kejadian tersebut terjadi lantaran diduga mobil tersebut mengalami rem blong. Akibatnya, satu orang pelajar dilaporkan meninggal dunia karena peristiwa ini.
Berdasarkan informasi, kecelakaan tersebut terjadi berawal saat mobil Suzuki Carry bernopol F 1960 VM yang dikemudikan sopir bernama Ajo (65) melaju dari arah Cibodas menuju Citepus. Diketahui saat peristiwa terjadi, Ajo mengangkut penumpang kurang lebih 15 orang.
“Sesampainya di tempat kejadian, saat melintasi jalan turunan menikung ke kanan, diduga pengereman tidak berfungsi dengan baik (blong) sehingga mengakibatkan kendaraan Suzuki Carry terguling ke bahu jalan sebelah kiri dengan posisi akhir ban sebelah kanan berada di atas,” ujar Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar dalam laporannya.
Fajar menjelaskan, satu orang yang meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Revan Alfairus (14) dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Sedangkan sang sopir beserta penumpang lainnya dinyatakan sehat dan selamat. Para penumpang yang selamat dan dinyatakan sehat telah diizinkan untuk pulang kerumah masing-masing tanpa harus melakukan perawatan lebih lanjut.
Fajar membeberkan identitas para penumpang yang alami luka-luka akibat mobil yang terguling di jalan raya Ciboda Palabuhanratu tersebut. Korban pertama diketahui bernama Yanggi Padilah (14) mengalami luka ringan, terdapat luka lecet pada bagian kaki kanan.
Selanjutnya korban bernama Dzul Fahmi (14) mengalami dislokasi tangan sebelah kiri serta lecet pada bagian kaki sebelah kiri. Kemudian Revan Dwi Mulya (15) mengalami dislokasi kaki sebelah kanan. Lebih lanjut, jelas Fajar, Adrian (14) mengalami luka sobek di kaki sebelah kiri, dan juga luka lecet pada kaki kanan.
Lanjut Fajar, Muhammad Pahri mengalami luka lecet pada kedua tangannya. Terakhir, korban bernama Muhamad Revan Alfairus (13) merupakan korban yang meinggal dunia. Korban meninggal diduga karena mengalami cidera kepala berat, mengeluarkan darah pada bagian hidung, dan luka lecet pada tangan kiri.
“Untuk semua korban kini sudah dibawa ke RSUD Palabuhan ratu,” pungkasnya. (RED)






