Jakarta, BeritaTKP.com – Tri Rismaharini mendatangi tempat pengungsian penduduk yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Tri Rismaharini juga mendirikan dapur umum dan memerintahkan agar lokasi pengungsian dijadikan satu tempat dan terpadu.
Risma membuat pengungsian terpadu di lapangan Desa Penanggal. Di lapangan itu Risma mendirikan 10 tenda besar. Lapangan Desa Penanggal dipilih karena dianggap adalah titik paling aman untuk dijadikan tempat pengungsian.
Warga Dusun Kajar Kuning, Curah Kobokan, dan Sumber Mujur yang mengungsi di balai desa dan rumah warga diminta untuk pindah ke lapangan Penanggal. Selain lebih tertata, pengawasan dan pemantauan kondisi pengungsi juga akan lebih mudah, baik kondisi kesehatan dan kebutuhan apapun yang diperlukan oleh pengungsi.
“Di lapangan Penanggal juga akan dibangun dapur umum, dan bantuan sangat cukup berdatangan dari dermawan. Namun perlu kita tata agar kebutuhan para pengungsi bisa tercukupi hingga selesai erupsi Gunung Semeru” ujar Risma saat ada di lokasi pengungsian, Minggu (5/12/2021).
Risma mengatakan berdasarkan pihak SDM dan PVMBG, dimungkinkan akan ada muntahan awan panas lagi. Guna mengantisipasi hal itu, maka pengungsian terpadu dan terpusat akan lebih bermanfaat bagi warga.
“Kondisi alam kita semua tidak tahu ya. Saat koordinasi kita waspada ada muntahan awan panas guguran kembali dari Gunung Semeru. Kita bangun tenda pengungsian yang aman dan layak di lapangan Penanggal,” tandas Risma. (RED)






