Nganjuk, BeritaTKP – Lasirah (70) warga Dusun Pengkol RT 03 / RW O3, Kelurahan Warujayeng , Kec. Tanjunganom pada Senin, 19 Februari 2024 pagi diketahui meninggal dunia sudah dalam keadaan membusuk. Seorang lansia ini mempunyai anak 4 orang yg 2 orang tempat tinggalnya jauh tidak diketahui dan yang satunya juga dikabarkan hilang tanpa ada kabar beritanya , sedang yang dua orang bernama Sarno dan Supardi sudah dewasa tak begitu memperhatikan kepada orang tuanya kendati keduanya tadi kurang normal pemikirannya kata warga sekitar . Sarno dan Supardi yang saban harinya sebagai pencari barang rosok itu tak begitu memperhatikan ibunya pak” ucap seorang warga perempuan yang berdekatan ”  .

Menurut keterangan para warga bahwa Lasirah kematiannya dimungkinkan sakit akan tetapi tidak ada yang menghiraukan sehingga sampai menemui ajalnyapun juga tak diketahui kapan meninggalnya secara pasti hanya dalam perkiraan sekitar 5 harian yang lalu .

Kronologis diketahui jika Lasirah mati , pada hari Senin , 19 Februari 2024 pagi tetangga sebelah bernama Ika mencium bau tidak enak lalu ngomong sama warga dan setelah  dilihat oleh Bambang ternyata  sudah meninggal lalu dilaporkan pamong setempat dan diteruskan ke Polsek Tanjunganom dari Polsek di informasikan lanjut ke Polres Nganjuk .

Parno , Lurah Warujayeng  , Kec. Tanjunganom bersama sama Budin anggota Polsek Tanjunganom kepada Berita TKP ketika di lokasi   membenarkan apabila Lasirah itu memang sakit jadi tidak ada indikasi yang lain . Sesaat di kantor Parno menambahkan kata apabila kematian Lasirah semua beayanya ditanggung oleh lingkungan ” tadi juga saya kasih beaya sementara Rp.1.000.000 ; untuk mencuci dan sebagainya di RS dan lain lain nanti tetap ditanggung oleh lingkungan , yaah . . .  bagaimana lagi wong ya kayak gitu lho mas lalu siapa lagi kalau tidak lingkungan ” ,  ucap Parno. (Tut)