Prabumulih, BeritaTKP.com – Althaf Zaid (9) Pelajar Sekolah Dasar (SD) meninggal dunia dikarenakan tenggelam di sungai kelekar depan city mall. Yang beralamat di Jalan Padu Rasan RT 11 RW 01, Kelurahan Gunung Ibul Timut, Kecamatan Prabumulih Timur, Ahad 28 Juli 2024 sekira pukul pukul 14.30 WIB.

Penyebabnya, diduga karena Althaf Zaid tidak bisa berenang saat sedang bermain dengan teman-temannya di sungai kelekar.

Jasad warga Perum Bipala RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Timur Kecamatan Prabumulih Timur, saat ini sudah dikebumikan. Dan kasus tenggelamnya pelajar SD ini ditangani oleh Polsek Prabumulih Timur.

Fakta dilapangan mengungkapkan, kalau saat kejadian berawal korban Althaf Zaid bersama temannya Bintang (9), Ikbal (9) dan Rayen (9) bermain di pinggir sungai kelekar. Lalu korban menceburkan diri ke sungai kelekar untuk mandi.

Asik mandi di sungai Althaf lalu menarik temannya Bintang untuk menceburkan diri juga ke sungai. Nah diduga lantaran belum terlalu mahir berenang kedua temannya tenggelam saksi Ikbal dan Rayen berteriak mintak tolong.

Kemudian meminta bantuan ke tukang pasir yang kebetulan berada di sekitar TKP. Tak lama tukang pasir yang melihat kejadian itu menceburkan diri ke sungai kelekar.

Untuk menyelamatkan Bintang dan langsung dibawa ke daratan. Rupanya Ikbal dan Rayen memberitahu kalau masih ada temannya bernama Althaf Zaid juga tenggelam.

Tukang pasir dibantu warga yang mendapatkan laporan ada bocah tenggelam lalu ikut melakukan pencairan di sungai kelekar. Bahkan pihak kepolisian yang juga mendapatkan kabar juga turut ke TKP.

Untuk melakukan pengecekan dan pencarian Tak lama usai dicari selama 1 jam lamanya jasad Althaf Zaid muncul mengambang di sungai kelekar. Bergegas tukang pasir kemudian jasad korban dibawa ke RSUD kota Prabumulih.

Saat dikonfirmasi kebenaran adanya pelajar tenggelam di sungai kelekar, Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo SIK melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herry Sulistyo membenarkan ada pelajar berusia 9 tahun bernama Althaf Zaid tenggelam di sungai kelekar pada hari Ahad 28 Juli 2024. (æ/red)