Kota Mojokerto, BeritaTKP.com – Aksi anarkis pelajar konvoi membuat kegaduhan di MAN Kota Mojokerto, Lingkungan Cinde, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon. Kegaduhan itu ditimbulkan saat mereka dengan tak sopan melempari sekolah menggunakan batu sehingga merusak kaca jendela 2 ruang kelas.

Kepala Tata Usaha (TU) MAN 1 Kota Mojokerto Khosim Hartomo mengatakan konvoi pelajar dari sekolah lain itu terjadi pada Rabu (23/8/2023) kemarin siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Puluhan pelajar tersebut mengendarai sepeda motor melintas di jalan depan MAN 1 Kota Mojokerto.

Awalnya mereka menarik gas sepeda motor masing-masing berulah kali hingga membuat kegaduhan. Aksi bleyer-bleyer tersebut seolah untuk memprovokasi siswa MAN 1 Kota Mojokerto. “Tidak sekadar itu, ada beberapa siswa yang melempar batu ke MAN 1 Kota Mojokerto dari jalan. Ada 3 jendela yang pecah kacanya,” kata Khosim, Rabu (23/8/2023) kemarin.

Pelemparan batu yang dilakukan gerombolan pelajar itu, mmebuat kaca 2 jendela kelas XI-4 di lantai 2 dan 1 jendela kelas X-4 di lantai 1 pecah. Menurut Khosim, kerugian material hanya Rp 200-300 ribu. Beruntung tidak ada siswanya yang menjadi korban.

“Alhamdulillah pas kejadian siswa salat zuhur berjamaah sehingga tidak ada korban karena kelas kosong. Namun, menimbulkan kegaduhan dalam pembelajaran di MAN 1 Kota Mojokerto,” jelasnya.

Setelah konvoi pelajar berlalu, kata Khosim, pihaknya langsung melapor ke Polsek Prajurit Kulon. Ia mengaku belum mengetahui masalah yang memicu konvoi puluhan pelajar membuat gaduh di MAN 1 Kota Mojokerto. “Itu yang masih diselidiki kepolisian. Masalah ini ditangani kepolisian,” ujarnya.

Rian (32), satpam Rusunawa Cinde yang berada tepat di depan MAN 1 Kota Mojokerto, menuturkan bahwa konvoi pelajar datang dari selatan menuju ke utara. Mereka berulang kali menarik tuas gas sepeda motor sehingga menimbulkan kebisingan. “Kelihatannya provokasi. Tadi kelihatan ada yang lempar-lempar. Mereka masih pakai seragam sekolah. Kalau 50 siswa lebih,” tandasnya. (Din/RED)