SURABAYA, BeritaTKP.com — Ledakan hebat terjadi di RM Nasi Tempong Sri Dewi, kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026). Dampaknya meluas hingga merusak puluhan bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya hingga Selasa siang mencatat sedikitnya 58 bangunan dan 8 kendaraan terdampak akibat ledakan tersebut.

Kabid Darlog BPBD Surabaya, Linda Novanti, mengatakan 58 bangunan yang terdampak terdiri atas 42 unit ruko dan 16 rumah hunian.

“Ruko 42 unit, rumah hunian 16 unit, kendaraan 8 unit, korban luka 5 jiwa,” kata Linda, Selasa (6/10/2026).

Ruko dan Rumah Mengalami Kerusakan

Dari 42 ruko yang terdampak, sebanyak 10 unit mengalami kerusakan ringan, 28 unit rusak sedang, dan 4 unit mengalami kerusakan berat.

Sementara dari 16 rumah hunian yang terdampak, 13 rumah mengalami kerusakan ringan, 2 rumah rusak sedang, dan 1 rumah mengalami kerusakan berat.

Selain bangunan, delapan kendaraan juga terdampak ledakan. Rinciannya terdiri dari 3 sepeda motor dan 5 mobil.

Kerusakan tersebut menambah dampak dari ledakan yang terjadi di kawasan San Antonio, Pakuwon City.

Lima Orang Mengalami Luka

BPBD Surabaya juga mencatat lima orang mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Kelima korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

“Keseluruhan korban luka berjumlah 5 jiwa sudah mendapat penanganan di RSUD Dr Soetomo,” ujar Linda.

Lima korban tersebut masing-masing mengalami luka akibat dampak ledakan, termasuk luka bakar dan luka pada bagian tubuh tertentu.

Korban yang tercatat antara lain Eky (27), Windy Pratama (30), Kholifa (27), Moch Syofan (19), dan Liutami Matul Khoiriyah (23).

BPBD Surabaya masih melakukan pendataan serta penanganan terhadap dampak ledakan di kawasan tersebut.

Sementara itu, penyebab pasti ledakan masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.(æ/red)