
Lamongan, BeritaTKP.com – Dua buah kapal pencari ikan yang tengah bersandar di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, mendadak dilalap api. Kebakaran yang melanda dua kapal yakni Kapal Kalimas 2 dan Kapal Pelita Indah yang maisng-masing berukuran 20x5x2 meter persegi tersebut terjadi pada Kamis (29/6/2023) kemarin.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja kerugiannya ditaksir mencapai Rp 200 juta. Dua unit mobil PMK Damkar Korwil Paciran memadamkan api selama hampir empat jam masih mampu menyelamatkan asset senilai kurang lebih Rp 100 juta.
“Setelah empat jam dengan upaya terakhir pembasahan di kedua kapal dan lokasi sekitar semuanya kita rasa sudah aman. Setelah itu kita baru meninggalkan lokasi kembali ke kantor,” tutur Samijo selaku Korwil Damkar Paciran.
Kebakaran tersebut bermula pada Kamis kemarin sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, warga dan melayan sedang tidur pulas. Mereka kemudian dikejutkan dengan kobaran api yang membakar kapal yang sedang tidak beroperasi tersebut.
Spontan saat itu juga warga dan nelayan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Karna api yang semakin membesar, warga kemudian menghubungi Damkar Korwil Paciran. Tidak lama kemudian, dua unit mobil PMK datang dan langsung menindak. “Jika PMK tidak segera datang ya tidak padam-padam dan bisa merembet ke lainnya,” kata Ketua Rukun Nelayan Sedayulawas, Fauzi.
Menurut Fauzi, kedua kapal tersebut memang sudah lama tidak beroperasi. Namun, diketahui dua jam sebelumnya masih ada orang yang menjaga. “Penyebab kebakaran dari mana semua tidak ada yang tahu. Saya saat itu juga ada di sana. Soal kerugian sampai ratusan juta, memang harga kapal mahal,” pungkasnya. (Din/RED)





