Kediri, BeritaTKP.com – Kebakaran melanda lahan tebu milik Novianto Bayu Aji (25), warga Dusun Tambakkirang, Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, pada Selasa (23/8/2022) kemarin, sekitar pukl 13.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai 100 juta.
Warga, petugas damkar, TNI, bahkan polisi bahu membahu memadamkan api.
Peristiwa kali pertama diketahui oleh Sugiono ketika lewat melihat api yang membakar daun tebu di lahan tebu milik Novantio di sebelah selatan dan timur. “Melihat itu, Sugiono berusaha memadamkan api di lahan tersebut dengan peralatan seadanya,” ujar Kapolsek Plemahan AKP Anwar Iskandar.
AKP Anwar menduga bahwa peristiwa ini dipicu karena kondisi cuaca dan daun tebu yang sudah kering, sehingga membuat api dengan cepat menyambar ke bagian lain dan membakar seluruh seluruh daun yang sudah selesai ditebang.
Kemudian, Sugiono melaporkan kepada pemilik lahan dan petugas pemadam kebakaran. “Sekitar pukul 14.15 WIB petugas damkar datang ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar satu jam,” ungkapnya.
AKP Anwar menambahkan, berdasarkan keterangan dari pemilik lahan tebu bahwa penyebab kebakaran diperkirakan karena kondisi cuaca panas dan daun tebu sangat kering sehingga menyebabkan daun mudah terbakar.
Sedangkan, hasil pemeriksaan awal di lokasi oleh Unit Reskrim Polsek Plemahan barang terbakar adalah daun tebu kering yang sudah ditebang dan merembet ke tanaman tebu lain yang masih hidup berada di samping lahan terbakar.
“Tidak ditemukan tanda-tanda adanya kesengajaan dari kebakaran ini. Tetapi, kerugian material ditaksir Rp 100 juta,” pungkas Kapolsek Plemahan. (Din.RED)





