LUMAJANG | BeritaTKP.com – Dewan Pimpinan Cabang Madura Asli Daerah Anak Serumpun (DPC MADAS) Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang solid dan terstruktur. Pertemuan rutin akbar sukses digelar pada Minggu, 04 Oktober 2026, bertempat di Sekretariat DPC MADAS Lumajang, Perum Hasanah Blok A17, Lumajang, Jawa Timur.
Mengusung tema “Pererat Silaturahmi dan Evaluasi Menuju 240 Anggota Berintegritas”, kegiatan berlangsung khidmat, kompak, dan penuh semangat kekeluargaan khas Madura.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua DPC MADAS Lumajang, Ahmad Huzaini, didampingi Wakil Ketua Pusiri / SR86, Sekretaris Muhammad Abil Qosim, S.Pd, Wakil Sekretaris Imam Wahyudi, Bendahara Zainal Arifin, dan Wakil Bendahara M. Faruq.
Turut hadir lengkap unsur Panglima, Korlap, Dewan Pembina, Dewan Penasehat, 11 Divisi (Hukum, Antar Lembaga Pemerintah TNI-POLRI, Humas, Sosial, Seni & Budaya, Kesehatan, Agama, Pendidikan, Pemuda & Olahraga, UMKM & Ekonomi, Media & IT), LPKMA, serta KSB 21 DPAC se-Kabupaten Lumajang.
Dalam orasi dan arahannya, Ketua DPC MADAS Lumajang, Ahmad Huzaini, menegaskan bahwa pertemuan rutin bukan sekadar agenda formalitas, melainkan fondasi untuk membangun kekuatan organisasi yang berintegritas.
“Pertemuan rutin ini adalah jantungnya organisasi. Kita tidak boleh hanya besar secara kuantitas, tapi harus kuat secara kualitas. Target kita jelas, 240 anggota yang bukan hanya tercatat namanya, tapi anggota yang berintegritas, berintelektual tinggi, kritis, transformatif, dan punya kepedulian sosial yang tinggi,” tegas Ahmad Huzaini.
Ia juga menekankan bahwa MADAS Lumajang bukan sekadar organisasi kemasyarakatan biasa.
“Kita bukan hanya ormas, kita adalah keluarga besar. Satu darah, satu derah, satu tujuan. Di mana pun orang Madura berada, MADAS hadir untuk melindungi, mengayomi, dan membantu. Prinsip kita jelas: Salam Sittung Dhere, NKRI Harga Mati! Siapa pun yang menyakiti saudara kita, kita lawan bersama secara konstitusional dan bermartabat,” tambahnya dengan lantang.
Huzaini juga menginstruksikan kepada seluruh DPAC dan 11 Divisi untuk lebih aktif turun ke masyarakat.
“Saya perintahkan kepada Divisi Hukum untuk tidak ragu memberikan pendampingan hukum gratis kepada masyarakat kecil yang terzalimi. Divisi Sosial dan Kesehatan harus gerak cepat untuk baksos. Divisi UMKM harus jadi motor penggerak ekonomi anggota. Dan yang paling penting, jaga sinergitas dengan TNI-POLRI dan Pemerintah Kabupaten Lumajang. MADAS adalah mitra strategis pemerintah untuk menjaga kondusivitas,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan yel-yel sakral MADAS yang menggema dan foto bersama puluhan anggota yang kompak mengenakan seragam kaos hitam putih di depan Sekretariat sebagai simbol kekompakan dan kesiapan menuju target 240 anggota berintegritas. (yanto)





