Jawa Tengah, BeritaTKP.com – Hani Dwi Susanti 30 tahun yang tewas usai meminum air yang dicampur dengan racun oleh Sarbini yang merupakan kakak iparnya sendiri. Sebelum kejadian bermula ternyata suami korban dan Sarbini terlibat adu mulut.
“Tiga hari sebelumnya sempat terjadi cekcok sama saya. Soalnya istri saya dikatai dengan kata-kata yang tidak senonoh, padahal tidak ada masalah apa-apa,” jelas suami korban, Sigit Nugroho, Selasa (2/11/2021).
Sigit yang merasa istrinya telah dilecehkan oleh pelaku merasa tidak terima. Setelah cekcok dengan Sarbini, Sigit tidak menaruh curiga apalagi menyangka kakak iparnya itu akan tega berusaha meracuni istrinya.
Sigit mengaku bahwa hubungan keluarganya dengan tersangka itu tidak harmonis. Meskipun begitu keluarganya tidak menganggap serius.
“Jadi memang tidak akur. Saya anggap dia orang stres saja dan tidak terlalu diambil pusing,” kata Sigit.
Perilaku tersangka juga diungkap oleh mertua Sigit atau ayah korban, Santosa ,56,. Menurut Santosa selama ini Sarbini sering mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh pada putrinya.
“Kalau dengan anak saya memang tidak ada masalah. Tapi memang orangnya itu jahil, ya dianggap orang gila saja,” ungkap Santosa selaku ayah korban.
Dia mengatakan akibat ulah tersangka yang melecehkan korban tak hanya terjadi sekali saja. “Anak saya sering dikatai dengan kata-kata yang pantas. Sigit sebenarnya tidak terima dan mau melakukan kekerasan pada tersangka. Tapi saya larang, dan saya minta untuk bersabar,” kata Santosa.
Sedangkan seorang karyawan dari Sigit, Gunawan ,28, membenarkan jika Sigit dan Sarbini pernah terlibat adu cekcok. Tapi menurutnya tidak pernah terjadi kekerasan di antara keduanya.
“Dua Minggu lalu pernah terjadi cekcok juga, saya pas di sini. Tapi cekcok jarak jauh karena rumahnya kan berdekatan tapi ya selesai begitu saja,” ungkap Gunawan.
Rumah tersangka menghadap ke arah timur atau jalan, sedangkan rumah korban menghadap ke selatan. (RED)






