Lampung Selatan, BeritaTKP.com – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk bermuatan sapi, padi, dan pepaya terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (20/1/2026). Insiden tragis ini menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta memicu kemacetan panjang di jalur utama penghubung Pulau Sumatera tersebut.

Kecelakaan diduga kuat terjadi akibat truk Fuso bermuatan sapi mengalami rem blong saat melaju dari arah Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Kendaraan tersebut kemudian menghantam dua truk lain yang berada tepat di depannya.

Dalam sejumlah rekaman video yang viral di media sosial, terlihat pemandangan mengenaskan di lokasi kejadian. Puluhan sapi tergeletak di badan jalan, sebagian di antaranya tampak tidak bernyawa. Muatan padi juga berserakan di aspal, sementara arus kendaraan tersendat hingga mengular panjang.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan, Iptu I Made Agus Dwi Dayana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan mengatur lalu lintas.

“Benar, kami segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk menolong korban, melakukan evakuasi, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang,” ujarnya.

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni:

  • Truk Fuso BE 8311 PR bermuatan sapi
  • Truk Colt Diesel BE 8358 AMN bermuatan padi
  • Truk box BE 9917 SXV bermuatan pepaya

Berdasarkan keterangan saksi sementara, truk Fuso bermuatan sapi diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman, lalu menabrak truk Colt Diesel di depannya. Benturan keras tersebut membuat truk Fuso kembali menghantam truk box yang berada di posisi paling depan.

Satu Orang Tewas, Beberapa Luka-luka

Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk Fuso, Sugi Haryanto (48), warga Jonggol, Kabupaten Bogor, dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat.

Sementara itu, pengemudi truk Colt Diesel, Joko Susilo (29), warga Jati Agung, Lampung Selatan, mengalami luka robek di dahi kanan dan lutut kaki kanan.

Korban lainnya, Abdurohman (27), warga Abung Surakarta, Lampung Utara, mengalami luka robek di tangan dan lutut serta lecet di beberapa bagian tubuh.
Sedangkan Eden Sukandar (29), warga Pacet, Kabupaten Bandung, mengalami patah tulang tangan kanan disertai luka robek di kepala, siku, dan lutut.

Seluruh korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

Imbauan Kepolisian

Iptu Made mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, serta mematuhi peraturan lalu lintas,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta proses evakuasi sisa muatan di lokasi kejadian.(æ/red)