SLEMAN, BeritaTKP.com — Kebakaran hebat melanda Gedung Supermarket Trans Home di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka dan mendapat perawatan medis.
Dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (42) dan WND (20), keduanya merupakan warga Kabupaten Sleman.
Bangunan Tiga Lantai Terbakar
Kebakaran terjadi di Gedung Supermarket Trans Home yang berada di Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Sleman.
Api menghanguskan bangunan supermarket yang terdiri dari tiga lantai dan satu lantai basement.
Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, kepolisian, Basarnas, tenaga medis, relawan, serta unsur terkait dikerahkan untuk melakukan pemadaman, pendinginan, dan penanganan di lokasi.
Sejumlah Korban Mengalami Luka
Selain dua korban meninggal dunia, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan bersamaan dengan upaya petugas mengendalikan kebakaran di dalam gedung.
Kerugian Diperkirakan Puluhan Miliar
Kebakaran tersebut juga menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
Kerugian mencakup barang dan perlengkapan yang berada di dalam gedung serta sejumlah sepeda motor milik karyawan yang turut terbakar.
Namun, nilai kerugian secara pasti masih dalam proses pendataan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui titik awal dan penyebab kebakaran.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, mengecek rekaman CCTV, serta mengumpulkan informasi lain yang diperlukan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum disampaikan.
Area Basement Jadi Fokus Pemadaman
Kasi Operasional dan Investigasi Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sleman Nawa Murtiyanto mengatakan proses pemadaman masih difokuskan di area basement setelah korban berhasil dievakuasi.
Luas bangunan yang terbakar diperkirakan sekitar 2.000 meter persegi. Kondisi dan posisi bangunan disebut menyulitkan proses penanganan sehingga petugas membutuhkan upaya ekstra.
Hampir seluruh peralatan rumah tangga dan elektronik yang berada di dalam supermarket terdampak kebakaran.
Sejumlah sepeda motor yang berada di area parkir juga diperkirakan ikut terbakar.
Petugas pemadam memastikan api tidak merembet ke bangunan maupun ruko di sekitar lokasi. Penanganan dilakukan dengan metode pengurungan api agar kobaran tidak meluas ke area lain. Penyelidikan dan pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh pihak terkait.(æ/red)





