Jakarta Utara, BeritaTKP.com – Misteri kasus penemuan seorang pria yang tewas bersimbah darah didalam mobil yang berada di parkiran P5 Apartemen Grand Emerald, Kelapa Gading, Jakarta Utara, hingga kini masih membuat pihak kepolisian bertanya-tanya.

Sejumlah saksi dalam kejadian tersebut juga masih diminta keterangan dan diperiksa.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Rio Mikael Tobing mengatakan jajarannya telah memeriksa 5 orang saksi yang terdiri dari 3 orang sekuriti dan 2 orang dari pihak keluarga korban. Selain itu, petugas juga mendalami melalui rekaman CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.

Dari CCTV, Rio menjelaskan, EJZ tampak mendatangi lobi apartemen untuk mengambil sebuah paket. Kemudian paket yang diketahui racun siandia tersebut dibuang ke tempat sampah.

“Dari rekaman CCTV kami temukan korban datang ke lobby untuk ambil paket sebesar genggaman tangan. Pada saat korban parkir di P5 terlihat korban turun dari mobil dan pergi ke arah selatan,” Kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Rio Mikael Tobing.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV EJZ terlihat menoleh kanan-kiri untuk mencari sesuatu sembari memegang barang yang diperkirakan diambil di lobi di parkiran P2.

“Lalu korban kembali naik ke atas ke P5a dan kembali barang yang di pegang sudah tidak ada dan kami menduga jika korban membuang sesuatu di parkiran P5a,” tutur Rio.

“Setelah kami cek parkiran P5a ada barang mencurigakan yang dibuang korban yang berisi natrium sianida. Sesuai gambaran CCTV korban membuang sesuatu di parkiran P5a,”pungkasnya.

Sebagai informasi, EJZ (32) ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di Apartemen Grand Emerald, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu, 23 Maret 2022 malam.

EJZ ditemukan tewas dengan berlumuran darah di sekujur tubuh. Sang istri yang pertama kali mengetahui kematian korban, mendapati suaminya tewas dengan posisi duduk di bangku penumpang tengah. (RED)