Kapal Motor Tenggelam di Pelabuhan Selayar, 13 Ekor Sapi Mati

KEPULAUAN SELAYAR, BeritaTKP.com — Sebuah kapal motor bernama KM Bintang Kayuadi tenggelam saat berlabuh di Pelabuhan Kauwau, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (17/5/2026) dini hari.

Insiden tersebut menyebabkan belasan ekor sapi mati, sementara sejumlah muatan kapal ikut tenggelam.

Kapal itu diketahui berangkat dari Pelabuhan Latokdok, Desa Kalotoa, menuju Pelabuhan Kauwau dengan membawa muatan kopra dan tabung gas LPG. Setelah tiba di Pelabuhan Kauwau, kapal kembali memuat 17 ekor sapi.

Kasi Humas Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi Andre, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kapal tenggelam diduga akibat tali pengikat kapal di dermaga putus saat kondisi air laut mulai surut.

“Awalnya kapal berangkat dari Pelabuhan Latokdok Desa Kalotoa menuju Pelabuhan Kauwau Desa Garaupa dengan membawa muatan tabung gas LPG dan kopra. Setelah tiba di pelabuhan, kapal kembali memuat 17 ekor sapi,” kata Suardi Andre, Senin (18/5/2026).

Menurut Suardi, saat kapal tiba di pelabuhan, kondisi air laut masih pasang sehingga awak kapal mengikat kapal di dermaga. Namun, ketika air mulai surut, tali pengikat kapal diduga putus hingga kapal terbalik dan akhirnya tenggelam.

“Penyebab sementara diduga karena saat air surut tali pengikat di dermaga putus sehingga kapal terbalik,” ujarnya.

Berdasarkan laporan polisi, kapal yang dinakhodai Kasim (48) itu mengangkut sekitar 240 karung kopra atau sekitar 24 ton, 17 ekor sapi, serta kurang lebih 1.000 tabung gas LPG.

Saat kejadian, terdapat lima orang di atas kapal. Mereka terdiri dari empat anak buah kapal dan satu juragan kapal. Seluruh orang yang berada di kapal dilaporkan selamat.

Adapun identitas anak buah kapal masing-masing Muhammad Said (19), Wiranto (28), Pattasabang (38), dan Aril Andika (19). Sementara juragan kapal diketahui bernama Kasim (48). Seluruhnya merupakan warga Kepulauan Selayar.

Meski tidak ada korban jiwa, insiden itu menyebabkan sebagian besar sapi yang diangkut mati. Dari total 17 ekor sapi, sebanyak 13 ekor ditemukan mati, sementara dua ekor berhasil ditemukan selamat di daratan. Adapun tiga ekor lainnya masih dalam pencarian.

“Dari 17 ekor sapi yang dimuat, 13 ekor ditemukan mati, dua ekor ditemukan selamat di daratan dan tiga ekor lainnya masih dalam pencarian,” ungkap Suardi Andre.

Setelah menerima laporan kejadian, Kapolres Kepulauan Selayar memerintahkan jajaran Polsek dan Polsubsektor Pasilambena untuk melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Petugas kemudian mendatangi lokasi, melakukan pendataan, meminta keterangan saksi, dan menindaklanjuti penanganan insiden tenggelamnya kapal tersebut.

“Personel telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan, meminta keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Suardi Andre.(æ/red)