JAKARTA: BERITA- TKP. COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) semestinya menegur juga Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang seringkali buat pernyataan diluar masalah investasi, tapi soal politik diluar tugasnya sebagai Menteri Investasi.

Demikian pendapat Hasanuddin Koordinator Siaga 98 dalam keterangan persnya di-Jakarta dia juga menyebutkan bahwa sebelumnya soal Pemilu- perpanjangan- periodisasi masa jabatan presiden dan kini duet Anies Baswedan dan Puan Maharani.

Tingkat keluar jalur tugas yang diberikan sama antara Bahlil dan Zulhas, sama- sama ngomong politik diluar tugasbya- tapi hanya Zulhas yang diingatkan,”katanya.

Oleh sebab- itu, dia berharap Jokowi memberi peringatan ke semua pembantunya kami berharap- peringatan kepada Zulhas ini, juga dimaknai sebagai peringatan ke semua pembantu presiden agar Kabinetnya fokus pada- pekerjaan urusan pemerintahan di- bidangnya,”harapnya.

Apalagi mengingat situasi perekonomian global yang memburuk dan mulai berdampak pada kondisi didalam Negeri,”imbuhnya.

Situasi ini berdampak pada investasi di- Indonesia, apalagi jika menteri urusan investasi bicara soal politik yang menimbulkan kontroversi dan ketidakpastian politik. tentu akan berdampak pada- pertumbuhan investasi,”kata dia.

Dalam akhir- keterangan persnya dia menyebutkan Zulhas yang Ketua Partai saja diingatkan, padahal memiliki posisi-politik apalagi Bahlil, tidak sebagai ketua partai- politik sebaiknya harus diam saja, dan fokus pada tugasnya sebagai Menteri Investasi- Ucapnya(ERS).