
Gresik, BeritaTKP.com – Seorang pemotor bernama Nurman (39) , warga Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, terimpa dua baliho Caleg di Jalan Raya Dalemrejo, Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan.
Korban dengan luka parahnya kini telah menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik. Jari telunjung korban terancam diamputasi, sedangkan jari tengahnya mengalami retak, dan bagian telapak tangan mengalami luka sobek.
Kejadian itu bermula saat korban membonceng istrinya dengan mengendarai sepeda motor Vega nopol W 5453 SM. Korban melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba ada angin kencang menerpa dua baliho di depan korban. Dua baliho tersebut, langsung jatuh kedepan korban hingga mengenai dirinya dan istrinya. Otomatis sepeda korban jatuh ke jalan aspal.
“Kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB, saat sebelum hujan deras ada angin kencang. Saya mencoba melindungi diri dan istri saya dengan tangan. Tapi karena baliho cukup besar, kedua baliho mengenai tangan dan kaki saya,” ungkapnya, di RSUD Ibnu Sina Gresik, Kamis (4/1/2024).
Menurut dia, dua baliho yang menimpa dirinya merupakan baliho Caleg DPRD Gresik dari Partai PDI-P, dan Caleg RI dari partai PPP. Akibat tertimpa dua baliho Caleg tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki.
“Luka di bagian pergelangan dan jari tangan kiri. Dari keterangan dokter bagian kuku jari telunjuk putus, kemungkinan amputasi. Lalu jari tengah mengalami retak, dan bagian telapak tangan mengalami luka sobek. Serta bagian lutut juga ada luka, dan pergelangan tangan kanan masih keseleo,” paparnya.
Sementara itu, sang istri dinyatakan selamat dan tidak mengalami luka. “Alhamdulillah Istri saya selamat, dan tidak mengalami luka. Karena saat baliho jatuh, saya sempat melindungi diri dengan tangan. Kemudian saya dan istri terjatuh, ”jelasnya.
Selain mengalami luka pada korban, kerugian materiil juga dialami korban. Sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian depan. Meliputi bagian slebor dan lampu sepeda motor pecah.
“Kami minta pertanggungjawaban dari pemilik baliho tersebut. Rencananya, luka di pergelangan tangan akan dilakukan operasi besok,” tandasnya. (Din/RED)





