Nganjuk, BeritaTKP – Sorotan publik semakin tajam karena tak sedikit yang mengeluhkan utamanya para pengemudi kendaraan roda dua yang melintasi, karena keberadaan jalan yang berlokasi di kedua Kecamatan ini sangat menjadi keprihatinan bagi khalayak ramai, jalan bergelombang serta diwarnai dengan bau terasi yang menyengat hidung membuat para pengendara membuat sedikit kacau mengurangi fokus apalagi jika sehabis hujan .

Ruas jalan Sukomoro- Cubung tepatnya masuk di Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Pace, Kab. Nganjuk yang kondisinya banyak lobang dan bergelombang, ini sudah lama tiada kelanjutannya untuk diadakan perbaikan pengecoran, sebelah Utara sudah dilaksanakan dengan metode cor dan yang sebelah selatan baru sedikit di cor, sementara yang berada di bagian tengah kondisinya berlobang dan bergelombang berupa aspal sangat membahayakan bagi pengguna yang tak terbiasa lewat lebih lebih berjalan dimalam hari .

Pada Kamis, 16 April 2026 pukul 18’41 Wib kata seorang aktivis berinitial Jg ( Red ) berkata apabila kemarin sempat diadakan penambalan namun setelah dilewati Dump Truk kemudian rusak lagi dan ini akan di cor meneruskan yang dulu akan tetapi masih menunggu lelang nanti .

Ketika media ini saat mencari minum diwarung dekat perempatan Desa Ngrami, Kec.Sukomoro pada Jum’at, 17 April 2026 pukul 12’00 Wib. juga ada salah seorang warga Desa Nglaban Kec. Sukomoro bicara masalah jalan tersebut sering ada pengendara roda dua jatuh disaat malam hari karena tidak tampak jika jalannya bergelombang hilang kemudi lalu jatuh .

Jum’at, 17 April 2026 pukul 13’40 Wib PLT Kadis PUPR Kabupaten Nganjuk, Oni Supriyono. St hendak dimintai keterangan melalui WhatsAppnya oleh Berita TKP tidak terangkat sampai berita diunggah belum ada reaksi.     ( tut )