Banyuwangi, BeritaTKP.Com – Setelah sempat dikagetkan isu bom diperkebunan karet wilayah Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur beberapawaktu lalu, hari ini Bumi Blambangan dihebohkan dengan info adanya teror bom dilingkungan PT BSI Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Senin (4/9/17).
Tak urung info teror bom ini membuat gupuh petinggi Polres Banyuwangi. Sejak pagi tadi, Kapolres AKBP. Agus Yulianto, Wakapolres Kompol. Dony Setyawan Handakan, Kabag Ops. Kompol. Samsudin dan beberapa perwira lainnya dilingkungan Polres. Selain itu, tim penjinak bahan peledak (Jihandak) atau penjinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Jatim.
“Dari Polres Banyuwangi juga menurunkan 1 SST Sabhara, 2 regu Sat Lantas untuk pengaturan dan pengalihan arus yang dipimpin langsung Kanit Patroli Ipda. Taufan Akbar serta anggota jajaran Polsek Pesanggaran,” ungkap sumber media ini yang ikut dalam rombongan.
Hingga berita ini ditulis, masih belum ada konfirmasi lanjutan dari para petinggi Polres Banyuwangi, yang sedang serius olah TKP di PT BSI Tumpang Pitu, Pesanggaran, Banyuwangi, Jatim.
Temuan barang oleh security PT BSI Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur pada Senin (4/9/17) dinihari tadi yang diduga “bom” masih menunggu kedatangan tim Gegana dari Polda Jatim.
Benda yang diduga bom tersebut ditemukan di selokan pintu masuk pos penjagaan kantor perusahaan tambang emas di Pesanggaran tersebut. Saat ini, lokasi penemuan “bom” itu disterilkan aparat dengan memasang garis pembatas serta menjaga ketat lokasi temuan.
Hingga berita ini ditayangkan, aparat kepolisian setempat masih belum bisa dikonfirmasi.
“Masih menunggu kedatangan tim Gegana dari Polda Jatim mas. Untuk memastikan temuan benda yang diduga bom itu,” ucap sumber media ini yang ada dilokasi dan melakukan peliputan.
Sementara isu teror bom ini membuat gupuh jajaran petinggi Polres Banyuwangi. Sejak pagi tadi, Kapolres AKBP. Agus Yulianto, Wakapolres Kompol. Dony Setyawan Handakan, Kabag Ops. Kompol. Samsudin dan beberapa perwira lainnya dilingkungan Polres sudah datang dilokasi temuan “bom” yang ada didepan pintu masuk perusahaan tambang emas tersebut.
Bahkan Polres Banyuwangi juga menurunkan 1 SST Sabhara, 2 regu Sat Lantas untuk pengaturan dan pengalihan arus yang dipimpin langsung Kanit Patroli Ipda. Taufan Akbar serta anggota jajaran Polsek Pesanggaran.
Dan setelah mengevakuasi “bom” dari pintu masuk perusahaan tambang emas Tumpang Pitu PT Bumi Suksesindo (PT BSI) di Pesanggaran, Banyuwangi, akhirnya tim Gegana Polda Jatim memastikan bahwa benda yang ditemukan tersebut bukanlah bom beneran. Benda tersebut hanyalah potongan pipa yang dilengkapi dengan kabel dan alat penghitung digital.
“Itu hanya sebuah pipa yang dibuat seperti bom. Hampir sama dengan benda yang mirip bom seminggu lalu,” lontar Kapolres Banyuwangi, AKBP. Agus Yulianto, kepada sejumlah wartawan, Senin petang (4/9/17).
Sebelumnya, beberapa waktu lalu benda mirip bom dinamit juga ditemukan di Sungai Lembu, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Minggu (27/8/17). Bahkan tim Sabhara Polres Banyuwangi bersama Tim Gegana Polda Jatim sampai turun ke lokasi. Namun ternyata setelah dicek, dinamit yang dilengkapi dengan alat pengatur waktu tersebut ternyata mainan anak, properti karnaval.
Kendati begitu, polisi tetap akan melakukan penyelidikan terkait dengan temuan benda mirip bom yang diletakkan didepan pintu masuk kantor PT BSI.
“Tetap kita lakukan penyelidikan,” ujar AKBP. Agus Yulianto.
Sementara saat ditanya apakah ini bentuk aksi teror, Kapolres Agus tak mau berandai-andai. Pihaknya akan melakukan pendalaman terkait dengan temuan benda mirip bom ini.
“Kita akan lihat dari CCTV. Apakah sengaja diletakkan atau hanya dibuang karena properti karnaval,”pungkas Agus Yulianto seraya berjanji akan melacak pelaku teror bom tersebut.(aji)