Pasuruan, BeritaTKP.com – Seorang ibu rumah tangga berinisial M (54), warga asal Dusun Manding, Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di ruang tamu rumahnya. Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Penemuan jasad korban ini sempat menggegerkan warga Dusun Manding, desa setempat, pada Rabu (24/1/2024) sore. Korban Misrati ditemukan menantunya sendiri, Ardi (29) telah gantung diri dengan seutas tali tambang. Ardi sendiri menemukan mertua perempuannya tersebut setelah diberi tahu oleh anaknya yang masih kecil dengan mengatakan jika neneknya tergantung di ruang tamu.

Mendapati kabar dari anaknya tersebut, Ardi kemudian bergegas mengecek ke dalam ruang tamu, mencari pisau untuk memotong tali yang menggantung leher mertuanya. Setelah diturunkan korban diketahui belum meninggal dunia namun fisiknya sudah terlihat lemas.

Ardi sempat berteriak dan meminta tolong kepada kerabatnya bernama Faisol untuk membawa korban ke Puskesmas Lekok. Mereka berdua pun membawa korban dengan dibonceng motor. Namun, sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia usai diperiksa oleh petugas medis.

Meninggalnya korban dengan cara gantung diri sesuai pemeriksaan medis di Puskesmas Lekok ditandai dengan pupil mata sudah membesar, lidah menjulur dan kondisi gigi sudah mengigit.

AKP Ahmad Santoso, Kapolsek Lekok mengatakan jika pihaknya pada Rabu (24/1/2024) sekitar pukul 15.00 WIB mendapatkan informasi tersebut dari perangkat desa setempat. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek bersama dengan anggotanya segera melakukan penyelidikan ke rumah korban di Dusun Manding Desa Rowogempol. “Kita langsung lakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari keluarga,” kata Ahmad Santoso.

Disamping mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, polisi juga mengamankan tali tambang yang dipakai untuk menggantung sepanjang 1,5 meter. Dari hasil pemeriksaan yang tim medis Puskesmas Lekok, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat gantung diri. Dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain.

Selanjutnya pihak keluarga meminta kepada aparat kepolisian untuk tidak melakukan visum. Pihak keluarga menerima akibat dari kematian korban. “Keluarga sudah membuat surat pernyataan menerima kematian korban, dan meminta untuk segera dimakamkan,” lanjut Kapolsek Ahmad Santoso. (Din/RED)