BPBD Situbondo melakukan asesmen terhadap dua rumah warga yang rusak akibat tertimbun longsor.

Situbondo, BeritaTKP.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo memicu terjadinya longsor di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang. Tebing setinggi sekitar 12 meter dilaporkan longsor dan menimpa dua rumah warga pada Sabtu malam, 17 Januari 2026, sekitar pukul 22.05 WIB.

Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Surinten (69) dan Jariyono (51). Meski peristiwa terjadi saat pemilik rumah berada di dalam bangunan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo, Puriono, mengatakan longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang membuat kondisi tanah di sekitar tebing menjadi labil.

“Pemilik rumah sempat mendengar suara gemuruh dari arah tebing. Mereka langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri sebelum material longsor menghantam bangunan,” ujar Puriono, Minggu (18/1/2026).

Ia menjelaskan, material longsoran berupa tanah dan rumpun bambu menghantam bangunan warga. Akibatnya, rumah milik Surinten mengalami pergeseran di bagian pojok depan sejauh sekitar empat sentimeter. Sementara rumah Jariyono mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dapur akibat tertimpa rumpun bambu sepanjang kurang lebih lima meter yang ikut terseret longsor.

Pasca-kejadian, warga setempat bergotong royong membersihkan material longsor dan memotong rumpun bambu yang menghimpit bangunan. Aparat gabungan dari BPBD Situbondo, Polsek, Koramil, Kecamatan Sumbermalang, Tagana, serta relawan KSB Argopuro juga telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pengkajian kebutuhan pascabencana.

BPBD Situbondo menyatakan tetap bersiaga mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terus dilakukan untuk penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.

Puriono mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah lereng bukit dan kawasan rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera mengamankan diri ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat berlangsung dalam durasi lama, guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.(æ/red)