Lamongan, BeritaTKP.com – Hujan dengan angin kencang yang terjadi di Lamongan tak hanya menumbangkan puluhan pohon, bahkan pohon besar di Pangkatrejo yang menghalangi kereta api saat hendak melintas, namun juga merusak dua kandang ayam milik warga Desa Kebet, Kabupaten Lamongan, Kamis (9/6/2022) lalu.
kondisi dua kandang ayam di Lamongan sehabis diterjang hujan angin
Dua kandang ayam tersebut milik Dadang (61) dan Lani (40) kini rata dengan tanah. Saat peristiwa ini terjadi, tak ada ayam di dalam kandang milik Dadang yang berukuran 9×45 meter. Kandang dalam keadaan kosong belum terisi. “masih kosong, tidak ada ayamnya. Yang ada hanya peralatan dan perlengkapan kandang,” kata Dadang, Jumat (10/6/2022)
Dadang menghitung kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp 100 juta.
Berbeda dengan yang dialami Lani.
Kandang ukuran 8 x 55 berisi 2.500 ekor ayam potong ambruk dan sebanyak 500 ekor ayam belum siap panen mati.
Sisa sekitar 2.000 ekor ayam yang masih bisa diselamatkan, meski banyak yang semburat ke area persawahan.
Sebanyak 2.000 ekor ayam itu diselamatkan sementara dan hanya dipagari dengan terpal keliling agar tidak keluar.
“Ayamnya rugi separuh,” kata Lani.
Namun ia belum menghitung pasti berapa kerugian yang dialaminya.
Kandangnya tidak bisa diselamatkan lagi, sementara ayam dipanen dan dijual paksa sebelum masa panen.
“Ini baru berumur 24 hari. Dan idealnya panen usia 45 hari,” katanya.
Lani mengaku tertolong dengan harga ayam yang kini sedang membaik. Meski begitu, jika dihitung biaya sejak kutukan hingga musibah ini, ia tetap merugi.
Ia bersyukur ada juragan yang membeli 200 ekor ayam miliknya yang belum berumur tersebut.
Saat kejadian, Lani sedang ada di kandang, ketika hujan dan angin kencang menghembus dari utara, ia hanya bisa terperangah ketika mendapati kandangnya ambruk disapu angin.
“Alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa,” katanya.
Kini semua karyawan Lani sedang membersihkan puing-puing sisa bangunan dan menyelamatkan sebagian barang yang masih tersisa.
Lani mengaku belum bisa memastikan kapan ia bisa membangun kembali kandang miliknya yang ambruk itu. (Din/RED)




