ILUSTRASI

SLEMAN, BeritaTKP.com – Warga Padukuhan Dogongan, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, dibuat geger oleh temuan sesosok mayat yang sudah mulai membusuk di pinggir Sungai Wareng pada Selasa (4/4/23) sore.

Kapolsek Kalasan AKP Amalia Normadiah menuturkan korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian. Saat itu, Yuwanto (35) pergi ke sungai karena hendak memancing ikan sembari menunggu waktu buka puasa.

“Sesampai di pinggir sungai saksi mencium bau busuk yang sangat menyengat,” kata dia ketika dikonfirmasi Selasa malam.

Karena baunya sangat menyengat maka dia memutuskan untuk mencari sumbernya. Setelah beberapa saat melakukan pencarian, Yuwanto akhirnya menemukan sumber bau busuk yang menyengat tersebut.

Ternyata bau itu berasal dari sesosok mayat seorang laki-laki. Yumanto kemudian memanggil warga yang lain. Tokoh warga setempat kemudian meneruskan penemuan tersebut ke polisi.

“Kami kemudian ke TKP untuk melakukan evaluasi,”kata dia.

Dalam pemeriksaan diketahui jika mayat tersebut adalah Sumadi Handayani (40) warga RT 003 RW 22 Mranggen Tegal Jombor Kidul, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati. Hal tersebut diketahui dari beberapa identitas yang tertinggal di tubuh korban.

Amalia menambahkan, saat di periksa, muka korban sudah rusak tidak mudah dikenali, gigi tinggal satu depan atas, di leher korban ada sisa lilitan kain cokelat.

Pada saat ditemukan, korban menggunakan kaus hitam bertuliskan Baja dengan logo tugu warna putih, celana jeans warna krem, rambut lurus panjang, warna hitam, depan botak.

Saat ditemukan korban memang tergeletak dengan posisi terlentang menghadap timur, kedua kaki ditekuk, kedua tangan menempel tanah. Pada pohon tepat di atas yang bersangkutan ditemukan gantungan lilitan celana yang diikat sambungan. (red)