Semarang, BeritaTKP.com – Seekor harimau putih koleksi Semarang Zoo atau Kebun Binatang Mangkang, Kota Semarang, Jawa Tengah, dilaporkan mati. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa kematian satwa langka itu berkaitan dengan kesalahan dalam prosedur anestesi yang diduga memicu abses dan infeksi.

Menanggapi kabar tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyatakan telah menerima laporan dari pihak Semarang Zoo dan memastikan pemerintah akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa tersebut.

“Sedih banget. Kami akan selidiki karena itu bagian kekayaan dari Semarang Zoo,” kata Agustina di Semarang, Sabtu (25/7/2026).

Dugaan Kesalahan Anestesi Akan Diselidiki

Agustina menegaskan pihaknya akan mengusut dugaan adanya kesalahan dalam prosedur anestesi terhadap harimau putih tersebut. Menurutnya, hasil investigasi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kok bisa salah anestesi. Tentu akan kami usut penyebabnya supaya nanti bisa menjadi pelajaran baik bagi teman-teman yang bertugas untuk merawat binatang-binatang yang ada di Semarang Zoo,” ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini penyebab pasti kematian harimau tersebut masih belum dipastikan. Dugaan mengenai kesalahan anestesi masih akan didalami melalui proses investigasi.

Harimau Putih Jadi Satwa Favorit Pengunjung

Menurut Agustina, harimau putih merupakan salah satu satwa yang menjadi daya tarik utama Semarang Zoo dan selalu menjadi tujuan pengunjung saat datang ke kebun binatang tersebut.

“Ini menjadi titik di mana teman-teman, masyarakat itu kalau ke Semarang Zoo pasti melihat harimau putih. Sedih banget ya,” ungkapnya.

Pemerintah Tunggu Laporan Lengkap

Wali Kota Semarang mengaku hingga kini belum menerima laporan lengkap mengenai penyebab kematian harimau putih tersebut.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Semarang masih meminta penjelasan dari pihak pengelola Semarang Zoo sebelum menyampaikan hasilnya kepada masyarakat.

“Detailnya saya belum mendapat laporan, tapi beberapa hari ini saya juga sedang meminta penjelasan dari teman-teman dari Semarang Zoo. Mudah-mudahan segera bisa kami sampaikan kepada publik penyebab kematian, mengapa dan bagaimana, dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, proses investigasi masih berlangsung. Penyebab kematian harimau putih belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta penjelasan resmi dari pihak terkait.(æ/red)