Malang, BeritaTKP.com – Gudang plastik yang berada di timur pintu keluar Tol Pakis Kabupaten Malang, mengalami kebakaran hebat, pada Senin (22/1/2024) kemarin malam, sekira pukul 19.00 WIB. Peristiwa kebakaran di gudang pertama kali diketahui warga yang melintas di Jalan Raya Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Petugas yang mendapat laporan langsung melanjutkan informasi itu kepada Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang. Hingga 4 Unit mobil pemadam diterjunkan. “Awalnya laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB ada kebakaran. Kami hubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman,” ujar Kapolsek Pakis, Iptu Sunarko Rubiyanto, Senin (22/1/2024) malam.

Sunarko menyampaikan dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian diketahui gudang yang terbakar itu digunakan untuk menyimpan botol dan toples plastik. “Gudang ini ceritanya disewa untuk menyimpan plastik yang nanti dijual ke masyarakat untuk tempat minyak dan lain-lain,” terangnya.

Ia juga menjelaskan jika gudang saat itu sudah dalam keadaan kosong karena para pekerja telah pulang pada sore hari pukul 17.00 WIB. Ia pun memastikan tak ada korban dalam kebakaran gudang di Pakis ini. “Posisi gudang sudah kosong, kalau malam tidak ada yang jaga, di atas jam 5 sore, sudah tutup. Jadi tadi tidak ada aktivitas pekerja. Alhamdulillah nihil korban,” jelasnya.

Namun Sunarko belum bisa memastikan awal mula terjadinya kebakaran. Ia menjelaskan jika bahan-bahan plastik seperti botol minyak goreng dan botol air mineral yang terbakar membuat asap mengepul. Termasuk plastik toples yang diperkirakan dijual kembali mendekati idul fitri. “Gudang ini sewa, untuk penyimpan plastik – plastik seperti ini akan dijual lagi, untuk tempat minyak goreng, air, tempat penyimpanan plastik, jadi bukan pabrik,” imbuhnya.

Demi menghindari kemacetan selama proses pemadaman berlangsung, polisi melakukan rekayasa sementara arus lalu lintas menuju Kota Malang selepas pintu keluar Tol Pakis. Petugas hanya membuka lajur yang akan menuju pintu tol dan lajur belok kanan Tol Pakis.

Sementara Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Angga mengatakan pihak damkar kabupaten Malang mengerahkan 4 Unit mobil pemadam untuk melakukan pembasahan. “Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang kami kerahkan untuk melakukan proses pembasahan. Petugas damkar yang berada di lokasi pun sempat mengalami kesulitan karena api sempat membesar,” ujar Angga.

Sekitar pukul 21.30 WIB kemudian, akhirnya api bisa dipadamkan. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. “Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik dan terkait kerugian material ditafsir puluhan juta,” tutupnya. (Din/RED)