Surabaya, BeritaTKP.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dibuat geram dengan adanya sebuah video hasil kamera CCTV yang menampilkan aksi pencurian besi penutup saluran air di Jalan Ngagel Jaya Utara, pada Jum’at (17/3/2023) lalu, pukul 03.54 WIB. Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Detik-detik penutup besi saluran air di Jalan Ngagel Jaya Utara Dicuri. (foto: tangkapan layar/Instagram @ericahyadi)

Lantas geram dengan aksi pencurian tersebut, Wali Kota Eri kepada warga Surabaya menegaskan untuk tak segan menangkap pelaku jika peristiwa serupa terulang kembali. “Lek wayahe bangun ojok digarai (kalau lagi membangun kota jangan diusik). Karena pembangunan itu (penanganan banjir) berdampak besar pada orang Surabaya, untuk mengurangi banjir, lah kok malah dicolong (kok malah dicuri). Mulai saiki, lek onok sing nyolong, ayo dicekel bareng-bareng (mulai sekarang, kalau ada yang mencuri, ayo ditangkap bersama),” tegas Wali Kota Eri, Minggu (19/3/2023) kemarin.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat bahwa pelaku berjumlah tiga orang. Dua orang bahu-membahu mengangkat besi  penutup saluran yang ada di depan rumah plastik yang, sedangkan satu lainnya menjaga gerobak dan motor. Usai dua orang berhasil mengangkut besi tersebut ke dalam gerobak sampah berwarna kuning, ketiganya kemudian pergi meninggalkan lokasi.

Eri meminta kepada para penegak hukum di Kota Surabaya untuk menangkap pelakunya agar segera diproses pidana. “Pencurian semalam juga sudah kita masukkan dan laporkan, jadi wajahnya tertangkap CCTV,” kata Wali Kota Eri.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu mengimbau kepada warga Surabaya untuk menjaga kota ini. Dirinya juga meminta kepada warga untuk tak segan melaporkan jika terjadi aksi serupa di lingkungannya. Pelaporan tersebut harus bisa dibuktikan dengan rekaman berupa foto atau video kemudian dikirim ke nomor pengaduan Pemerintah Kota (Pemkot) di nomor telepon 0811-311-5777.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto menambahkan, telah melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Lilik menyampaikan, upaya yang dilakukan mulai dari menyesuaikan bahan besi yang berat agar tidak mudah diangkut.

“Mengenai kasus ini, saya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Surabaya. Bahkan tim rayon kami jika menemukan hal serupa pasti segera melapor ke polisi,” kata Lilik.

Senada dengan Cak Eri, Lilik berharap, kepada warga Surabaya untuk tidak segan melaporkan jika terjadi kejadian serupa di lingkungannya. “Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan teman-teman di Polsek untuk menindaklanjuti kejadian tersebut,” pungkasnya. (Din/RED)