Jombang, BeritaTKP.com – Nasib apes menimpa dua pemuda pengamen di Dusun Surabayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Selasa (1/8/2023) kemarin. Keduanya dihajar massa hingga babak belur lantaran diduga mencuri motor Honda Vario yang tengah berada di tempat tambal ban dan kondisinya bocor.

Polisi yang hendak mengevakuasi kedua pelaku tersebut sempat kewalahan lantaran warga terus berusaha menyerang kedua pelaku. Setelah berusaha keras memisahkan warga dan pelaku, petugas akhirnya berhasil membawa pelaku ke Mapolres Jombang.

Mohammad Yusuf, perangkat Desa Tengaran mengatakan, peristiwa pencurian tersebut mulanya terjadi di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Saat itu, korban hendak menambalkan

Polisi yang hendak mengevakuasi kedua pelaku sempat kewalahan karena warga terus berusaha menyerang kedua pelaku tersebut. Setelah berusaha keras, akhirnya petugas berhasil mengevakuasi korban dari Balai Desa Tengaran dan kepungan warga. Kedua pelaku dibawa ke Mapolres Jombang.

Mohammad Yusuf, perangkat Desa Tengaran mengatakan, peristiwa pencurian tersebut terjadi di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Kejadian bermula saat korban hendak menambalkan ban motor Honda Varionya yang bocor. “Karena merasa haus, korban meminta air minum kepada pemilik bengkel. Lalu korban bersama pemilik bengkel itu masuk ke rumah,” kata Mohammad Yusuf.

Namun saat keluar rumah, ujar Mohammad Yusuf, korban dan pemilik bengkel terkejut karena motor yang hendak ditambal sudah raib. Mereka meminta bantuan warga sekitar untuk mencari motor yang hilang. Warga mendapati motor korban sedang di tempat tambal ban Desa Tengaran.

Korban kemudian meminta informasi kepada pemilik bengkel untuk mencari tahu di mana orang yang membawa motor tersebut.  “Dari keterangan pemilik bengkel itu diketahui kedua pelaku sedang keliling mengamen untuk biaya menambal ban motor curiannya,” ujar Mohammad Yusuf.

Korban dan warga mencari kedua pelaku yang sedang keliling mengamen. Akhirnya, pelaku dapat ditangkap dan sempat dihajar warga. (Din/RED)